Beta-Methylcholine Iodide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan penelitian ilmiah. Senyawa ini termasuk dalam kategori bahan pembangun kimia (building blocks) yang memiliki struktur dasar sederhana namun sangat penting dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, biokimia, dan material. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi.
Beta-Methylcholine Iodide memiliki sifat kimia yang unik, yaitu kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lainnya. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan proses pencampuran dan sintesis. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas termal yang baik, sehingga tidak mudah terurai dalam kondisi laboratorium biasa. Karakteristik ini menjadikannya sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang membutuhkan kondisi stabil dan presisi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan senyawa ini sebagai bahan dasar dalam pengembangan obat baru dan penelitian tentang mekanisme biologis. Ketersediaannya dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan utama bagi para ilmuwan di Indonesia yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi untuk eksperimen mereka.
- Dalam sintesis senyawa farmakologis, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aktif yang memiliki efek terapeutik.
- Dalam penelitian biokimia, senyawa ini digunakan untuk mempelajari interaksi molekuler dalam sistem biologis.
- Dalam analisis kimia, senyawa ini digunakan sebagai standar untuk kalibrasi alat analisis kimia.
- Dalam pengembangan material organik, senyawa ini digunakan sebagai komponen dalam pembuatan polimer berfungsi.
- Dalam eksperimen neurokimia, senyawa ini digunakan untuk mempelajari aktivitas saraf dan respons kimia dalam sistem saraf.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 26112-50-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Beta-Methylcholine Iodide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan tinggi. Wadah yang sesuai untuk penyimpanan senyawa ini adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang stabil, senyawa ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus selama penyimpanan jangka pendek. Namun, untuk memastikan kualitas, senyawa ini sebaiknya diperiksa secara berkala sebelum digunakan dalam eksperimen.
- Gerola dkk. (2008). Limitation of Myocardial Oxygen Uptake under Acetyl-Beta-Methylcholine. Cardiologia doi:10.1159/000169152
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
