2-Methylthiophene adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, dan sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, dengan satu atom sulfur dan satu atom karbon yang terikat dalam cincian heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun molekul-molekul organik yang memiliki aktivitas biologis atau sifat kimia tertentu. Karena sifat reaktivitasnya, 2-Methylthiophene sering menjadi bahan bantu dalam reaksi substitusi, oksidasi, dan reduksi.
2-Methylthiophene memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama pada atom sulfur dan cincian heterosikliknya. Senyawa ini cenderung mudah bereaksi dengan berbagai reagen seperti asam, basa, dan logam alkali. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi kimia yang memerlukan perubahan struktur molekul. Selain itu, senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan pemisahan dalam prosedur laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2-Methylthiophene digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan studi aktivitas biologis. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang memerlukan senyawa heterosiklik sebagai bahan bantu. Dengan ketersediaan yang cukup dan kualitas yang baik, senyawa ini menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian dan industri kimia di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Thiophenes 2026-06-29 · hal. 2
Produk TCI terkait
- TCI T1327 1795-05-7 2,3,5-Trimethylthiophene
- TCI A3587 2530-10-1 1-(2,5-Dimethylthiophen-3-yl)ethan-1-one
- TCI A1181 13679-74-8 2-Acetyl-5-methylthiophene
- TCI M2959 72835-25-7 5-Methylthiophene-2-carbonitrile
- TCI M2662 81452-54-2 Methyl 3-Methylthiophene-2-carboxylate
- TCI M1772 85006-31-1 Methyl 3-Amino-4-methylthiophene-2-carboxylate
- Sintesis senyawa heterosiklik digunakan untuk membangun struktur molekul kompleks
- Reaksi substitusi pada atom sulfur untuk menghasilkan senyawa baru
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis seperti obat atau pestisida
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pengujian keterlarutan senyawa dalam berbagai pelarut organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 554-14-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Methylthiophene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bersifat reaktif dan mungkin menyebabkan iritasi. Selalu pastikan area kerja ventilasi cukup untuk menghindari paparan uap yang berlebihan.
- Wang dkk. (2012). Electrochemical formation and characterisation of poly(3-methylthiophene)/WO3 nanocomposite films. Journal of Experimental Nanoscience doi:10.1080/17458080.2011.572087
- Gergely dkk. (2001). Electropolymerization of 3-methylthiophene at liquid 3-methylthiophene | aqueous solution | graphite three-phase junction. Electrochemistry Communications doi:10.1016/s1388-2481(01)00261-2
- Abrantes dkk. (1996). Photoelectrochemical studies of polymer films: Poly(3-methylthiophene) and poly(3-methylthiophene)/Cu systems. Electrochimica Acta doi:10.1016/0013-4686(95)00491-2
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
