4-Methoxyphenylhydrazine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk reaksi hidrazinasi, yang merupakan proses penting dalam pembentukan senyawa dengan struktur kompleks. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini memiliki peran kritis dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi lingkungan seperti kelembapan dan paparan udara. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini membutuhkan penanganan yang hati-hati dan penyimpanan yang tepat. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan bahan kimia yang dapat terlibat dalam reaksi kompleks dengan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan bahan ini untuk keperluan eksperimen dan pengujian. Ketersediaan bahan ini memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen yang membutuhkan bahan baku kimia berkualitas tinggi dan terpercaya.
Produk TCI terkait
- Reaksi hidrazinasi untuk sintesis senyawa heterosiklik
- Pembuatan senyawa farmakologis dengan struktur kompleks
- Pengujian kimia dalam penelitian material baru
- Sintesis senyawa organik yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pengembangan produk kimia untuk industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19501-58-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara dan kelembapan. Penanganan bahan ini harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena kemungkinan reaktivitasnya terhadap lingkungan. Pastikan wadah tidak terbuka dan selalu ditempatkan di area yang aman untuk menghindari risiko kecelakaan atau kontaminasi.
—
