Myristanilide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Produk ini termasuk dalam kategori Building Blocks, yang merupakan komponen penting dalam proses pembuatan senyawa baru. Myristanilide memiliki struktur molekuler yang unik, sehingga dapat berperan sebagai prekursor dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu, seperti aroma, sifat antioksidan, atau aktivitas biologis.
Myristanilide memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan isolasi. Karena sifat tersebut, myristanilide menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang membutuhkan reaktivitas dan kemampuan untuk berikatan dengan senyawa lain.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, myristanilide digunakan untuk penelitian di bidang kimia organik, farmasi, dan kosmetik. Bahan ini sangat relevan dalam pengembangan produk baru yang memerlukan senyawa dengan struktur kompleks dan sifat spesifik. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti dalam menjalankan eksperimen dan pengembangan inovatif.
- Sintesis senyawa aroma alami untuk industri kosmetik dan makanan
- Pengembangan senyawa antioksidan dalam penelitian farmasi
- Produksi bahan aktif dalam formulasi produk perawatan kulit
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik
- Pembuatan prekursor untuk senyawa farmakologis kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 622-56-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Myristanilide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan wadah terkunci dan jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reaktif. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau napas.
—
