2-Benzoylacetanilide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon atau karbon-oksigen. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu yang sangat penting dalam pengembangan senyawa baru, termasuk obat-obatan, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk senyawa heterosiklik.
Karakteristik utama dari 2-Benzoylacetanilide adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi Friedel-Crafts, reaksi acylasi, dan reaksi substitusi. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemrosesan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2-Benzoylacetanilide digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini menjadi pilihan utama para peneliti karena ketersediaannya yang relatif mudah dan keandalan sifat kimianya. Dengan demikian, senyawa ini sangat relevan dalam pendidikan dan pengembangan ilmu kimia di berbagai institusi penelitian dan perguruan tinggi.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi acylasi dalam pembuatan senyawa aromatik kompleks
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam farmakologi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kimia murni
- Penggunaan dalam proses modifikasi senyawa untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 959-66-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Benzoylacetanilide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Saat menangani bahan ini, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari paparan langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan kimia.
- Kumar (2018). Optical Properties of Terbium (III) Complex with Benzoylacetanilide Ligand. International Journal for Research in Applied Science and Engineering Technology doi:10.22214/ijraset.2018.2043
- Henderson dkk. (1999). Platina- and palladalactam complexes derived from 2-benzoylacetanilide; syntheses and X-ray structure of [Pd{NPhC(O)CHC(O)Ph}(bipy)]·CH2Cl2. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/s0020-1693(99)00190-5
- Ciechanowicz-Rutkowska dkk. (1991). X-ray analysis and spectral data of ?-[N-phenyl,N-(??-bromo-cinnamoyl)-amino]-cinnamanilide reveal the course of reaction of benzoylacetanilide with POBr3. Journal of Crystallographic and Spectroscopic Research doi:10.1007/bf01156090
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








