Ethyl Benzoylacetate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa non-heterosiklik yang sering digunakan sebagai bahan pembangun dalam sintesis senyawa organik. Ethyl Benzoylacetate memiliki struktur molekul yang kompleks dan berperan dalam pembentukan senyawa-senyawa yang lebih kompleks, seperti ester dan karbonil.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen kimia. Karena sifatnya yang tidak mudah menguap dan memiliki titik didih yang tinggi, Ethyl Benzoylacetate cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kondisi tertentu. Karena karakteristik ini, bahan ini sering dipilih oleh para peneliti untuk memastikan kestabilan hasil eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Ethyl Benzoylacetate digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik. Bahan ini juga sering ditemukan dalam laboratorium pendidikan dan penelitian yang memerlukan senyawa bahan dasar untuk eksperimen kimia. Ketersediaannya yang luas dan kestabilannya menjadikannya pilihan yang baik untuk berbagai kebutuhan laboratorium di Indonesia.
- Sintesis senyawa ester kompleks yang memerlukan bahan baku organik
- Reaksi esterifikasi untuk pembentukan senyawa karbonil
- Pengujian reaktivitas senyawa non-heterosiklik dalam reaksi kimia
- Penelitian tentang struktur molekul dan sifat kimia senyawa organik
- Penggunaan dalam laboratorium pendidikan untuk eksperimen kimia dasar
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 94-02-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Ethyl Benzoylacetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- STARKOV dkk. (1995). ChemInform Abstract: Condensation Reaction of Ethyl Acetylacetate and Ethyl Benzoylacetate ( II) with 4‐Alkylresorcins (I) in the Presence of BF3‐Etherate.. ChemInform doi:10.1002/chin.199506151
- Chênevert dkk. (1992). Asymmetric synthesis of both enantiomers of fluoxetine via microbiological reduction of ethyl benzoylacetate. Tetrahedron doi:10.1016/s0040-4020(01)89866-5
- Rateb dkk. (2004). Synthesis of 2,3‐Dihydro‐1,3,4‐thiadiazole, Thiazole, and Thiazolo[4,3‐a]pyrimidine Derivatives from Ethyl Benzoylacetate.. ChemInform doi:10.1002/chin.200432050
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








