Isobutyl Phenylacetate adalah ester dari asam fenilasetat dan isobutil alkohol yang berbentuk cairan dengan aroma manis bernuansa madu. Senyawa ini banyak dikenal sebagai bahan aroma dalam industri wewangian dan perisa, namun di laboratorium kimia juga berfungsi sebagai building block non-heterosiklik. Isobutyl Phenylacetate dapat digunakan dalam penyusunan turunan fenilasetat, sebagai senyawa model dalam studi reaksi ester, serta sebagai standar pembanding dalam analisis komponen aroma di laboratorium riset dan kendali mutu.
Daya tarik Isobutyl Phenylacetate terletak pada kombinasi kerangka fenilasetil dan gugus isobutil yang bercabang. Gugus bercabang ini memberikan sifat fisik dan profil aroma yang berbeda dibandingkan ester metil, etil, maupun isoamil, sehingga senyawa ini menjadi anggota penting dalam seri ester fenilasetat untuk studi perbandingan. Secara kimia, gugus ester dapat dihidrolisis atau ditransesterifikasi, sedangkan hidrogen alfanya dapat dimanfaatkan untuk pembentukan enolat. Wujud cair memudahkan pengukuran dan pencampuran dengan pelarut organik.
Di laboratorium Indonesia, Isobutyl Phenylacetate bermanfaat bagi tim riset dan pengembangan di industri parfum, kosmetik, dan perisa makanan, serta peneliti di perguruan tinggi yang mempelajari kimia aroma dan ester. Senyawa ini juga dapat dipakai dalam praktikum analisis instrumental sebagai sampel yang mudah dideteksi dengan kromatografi gas. Kemasan 25mL cocok untuk kebutuhan riset skala kecil, penyiapan standar analitik, dan pengujian formulasi awal yang tidak memerlukan bahan dalam jumlah besar.
- Riset formulasi aroma: profil bau manis bernuansa madu menjadikannya bahan uji yang relevan dalam pengembangan parfum, produk kosmetik, dan perisa di laboratorium industri.
- Standar kromatografi gas: ester ini mudah menguap dan terdeteksi dengan baik sehingga sesuai sebagai pembanding untuk identifikasi komponen dalam sampel wewangian dan perisa.
- Studi seri homolog ester: gugus isobutil bercabang melengkapi seri ester fenilasetat sehingga berguna untuk membandingkan pengaruh struktur alkil terhadap sifat fisik dan aroma.
- Transesterifikasi dan hidrolisis: gugus ester yang jelas membuatnya cocok sebagai substrat model dalam pengembangan katalis atau kondisi reaksi pertukaran gugus alkoksi.
- Praktikum analisis instrumental: senyawa ini dapat digunakan mahasiswa untuk berlatih teknik GC, GC-MS, dan interpretasi spektrum NMR pada molekul ester aromatik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 102-13-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan berventilasi, jauh dari sumber api |
Isobutyl Phenylacetate disimpan dalam botol aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terhindar dari cahaya matahari langsung, panas, dan sumber api. Pisahkan dari oksidator kuat serta asam dan basa kuat. Gunakan peralatan gelas atau pipet bersih saat mengambil bahan agar tidak terkontaminasi, lalu segera tutup kembali botolnya. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, serta jas laboratorium, bekerja di lemari asam, dan pelajari SDS produsen sebelum penggunaan.
- Api dkk. (2019). RIFM fragrance ingredient safety assessment, isobutyl phenylacetate, CAS Registry Number 102-13-6. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2019.04.025
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
