N-Methylanilinium Trifluoroacetate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi, sehingga sering dimanfaatkan dalam penelitian kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain, baik dalam skala kecil maupun besar.
Karakteristik utama dari N-Methylanilinium Trifluoroacetate adalah kelarutan baik dalam pelarut organik dan stabilitas kimia yang tinggi. Sifat ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kondisi reaktif dan presisi. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tarik dalam reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik, yang menjadikannya pilihan utama dalam banyak eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks, analisis kimia, dan pengembangan produk baru.
- Pembuatan senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam sintesis molekul baru
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia tertentu
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik
- Pengembangan produk kimia untuk industri farmasi dan material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 29885-95-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N-Methylanilinium Trifluoroacetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Jangan menyimpannya di area yang terkena sinar matahari langsung atau berdekat dengan bahan kimia yang bersifat reaktif. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan ventilasi cukup baik saat melakukan eksperimen untuk mengurangi risiko paparan uap.
- Karmakar dkk. (2011). N-Methylanilinium trifluoroacetate-promoted Prins reaction of α-methylene-α-tetralone dimers: generation of new molecular scaffolds. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2011.09.017
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
