Langsung ke informasi produk
1 dari 3

TCI

CAS 464-05-1

Pyridinium Trifluoroacetate, CAS 464-05-1, TCI P2920

Pyridinium Trifluoroacetate, CAS 464-05-1, TCI P2920

Identitas Kimia

Nama lain
Py·TFA
No. CAS
464-05-1
Kemurnian
>98.0%(T)
Harga reguler Rp 955.500,00
Harga reguler Rp 667.800,00 Harga obral Rp 955.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Pyridinium Trifluoroacetate (TCI P2920) adalah garam yang terbentuk dari piridin dan asam trifluoroasetat. Garam ini berfungsi sebagai sumber asam lemah yang terkendali dalam berbagai reaksi organik. Di laboratorium, reagen ini dikenal dalam dua bidang utama. Yang pertama adalah kimia asam nukleat, khususnya pembuatan dan aktivasi senyawa fosforamidit untuk sintesis oligonukleotida. Yang kedua adalah oksidasi alkohol tipe Pfitzner–Moffatt, di mana reagen ini menjadi katalis asam bersama DMSO dan karbodiimida.

Keunggulan utama reagen ini adalah keasamannya yang lunak dan dapat diprediksi. Asam trifluoroasetat bebas terlalu kuat untuk banyak gugus sensitif, misalnya gugus pelindung asetal, tritil, atau ikatan fosfor(III). Dalam bentuk garam piridinium, proton dilepaskan secara lebih terkendali sehingga reaksi berjalan selektif tanpa merusak bagian molekul lain. Sebagai padatan, reagen ini juga lebih mudah ditimbang dengan tepat dibandingkan mencampur piridin dan TFA cair secara manual, sehingga hasil percobaan lebih konsisten.

Untuk laboratorium bioteknologi, biologi molekuler sintetik, dan kimia nukleosida di Indonesia, reagen ini berguna dalam pembuatan monomer fosforamidit khusus atau nukleosida termodifikasi yang tidak tersedia secara komersial. Laboratorium kimia organik juga dapat memakainya untuk oksidasi alkohol yang lunak pada substrat sensitif. Kemasan 5g dan 25g cocok untuk skala riset, termasuk pemakaian berulang dalam proyek sintesis jangka panjang.

  • Sintesis fosforamidit nukleosida: reagen ini berperan sebagai aktivator asam lemah saat fosfitilasi gugus hidroksil nukleosida, sehingga gugus pelindung yang peka asam tetap utuh.
  • Oksidasi Pfitzner–Moffatt: bersama DMSO dan karbodiimida, garam ini mengkatalisis oksidasi alkohol menjadi aldehida atau keton dengan kondisi lunak yang cocok untuk substrat sensitif.
  • Kimia nukleosida termodifikasi: keasaman yang terkendali memudahkan transformasi pada gula dan basa nukleosida tanpa memutus ikatan glikosidik atau melepas gugus pelindung secara tidak sengaja.
  • Katalis asam lunak dalam sintesis organik: reagen ini dapat menggantikan asam bebas yang terlalu kuat pada reaksi yang membutuhkan protonasi ringan, misalnya pembentukan asetal atau reaksi kondensasi tertentu.
  • Pengembangan metode sintesis oligonukleotida: reagen ini dipakai dalam studi optimasi aktivator dan kondisi kopling untuk meningkatkan efisiensi dan kemurnian rantai oligonukleotida.

Merek TCI (kode produk P2920)
Nomor CAS 464-05-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Nucleic Acid Chemistry
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik padatan; detail mengacu pada sertifikat analisis produk
Penyimpanan wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan, sesuai rekomendasi pada label

Garam ini dapat menyerap uap air, padahal kelembapan sangat mengganggu reaksi fosforamidit. Karena itu, simpan bahan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, sebaiknya di desikator atau di bawah gas inert. Ikuti suhu penyimpanan pada label. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium di lemari asam, karena bahan ini dapat mengiritasi dan berbau piridin. Baca SDS sebelum digunakan dan buang limbah terfluorinasi sesuai prosedur.

  • Zhao dkk. (2002). Enzymatic resolution of amino acid esters using ionic liquid N-ethyl pyridinium trifluoroacetate. Biotechnology Letters doi:10.1023/a:1016205924504
  • Jiao dkk. (2024). Pyridinium trifluoroacetate ionic liquids as proficient catalysts for synthesis of 3,5,5‐trimethyl‐2‐pyrazoline. ChemistrySelect doi:10.1002/slct.202303342
  • Chemouri dkk. (2014). Theoretical illustration of the effect of 1-ethyl-pyridinium trifluoroacetate ionic liquid in the enhancement of the Diels–Alder reaction of isoprene with acrylic acid. Journal of Cheminformatics doi:10.1186/1758-2946-6-s1-p58

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.