Methyl 1-Methylpyrrole-2-acetate adalah senyawa heterosiklik berbasis cincin pirol yang nitrogennya termetilasi dan membawa gugus ester metil asetat pada posisi 2. Struktur ini menggabungkan inti pirol yang kaya elektron dengan gugus ester yang mudah diubah menjadi berbagai turunan, sehingga senyawa ini bernilai tinggi sebagai building block dalam sintesis organik. Di laboratorium, peneliti memanfaatkannya untuk membangun molekul berkerangka pirol, termasuk kandidat bahan aktif farmasi dan senyawa fungsional lain. Produk TCI dengan kode katalog M0846 ini tersedia dalam bentuk cairan dengan kemasan 5 mL dan 25 mL.
Keunggulan yang membuatnya sering dipilih adalah keberadaan dua bagian reaktif yang saling melengkapi. Gugus ester dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat, direduksi menjadi alkohol, atau diubah menjadi amida melalui reaksi aminolisis, memberi peneliti banyak percabangan jalur sintesis. Sementara itu, cincin pirol yang kaya elektron mudah mengalami substitusi elektrofilik terarah, misalnya asilasi atau formilasi, pada posisi yang belum tersubstitusi. Metilasi pada nitrogen menghilangkan hidrogen N–H sehingga mengurangi reaksi samping yang tidak diinginkan dan membuat senyawa lebih mudah dikendalikan pada kondisi basa. Bentuk cairannya memudahkan pengambilan volume secara tepat.
Bagi laboratorium di Indonesia, bahan ini relevan pada riset sintesis obat dan kimia medisinal di perguruan tinggi serta lembaga penelitian, mengingat kerangka pirol asetat banyak dijumpai pada senyawa berkhasiat antiradang. Kemasan 5 mL memadai untuk percobaan penjajakan skala kecil, sedangkan 25 mL menjawab kebutuhan laboratorium yang menjalankan rangkaian sintesis bertahap secara berulang.
- Intermediet sintesis kimia medisinal, karena kerangka pirol-2-asetat merupakan motif yang dikenal luas pada pengembangan molekul obat berbasis heterosiklik nitrogen.
- Bahan awal pembuatan amida dan asam karboksilat, sebab gugus ester metil mudah dihidrolisis maupun diaminolisis menjadi turunan fungsional yang diinginkan.
- Substrat reaksi substitusi elektrofilik, mengingat cincin pirol kaya elektron sehingga dapat diasilasi atau diformilasi untuk memperluas keragaman struktur molekul.
- Penelitian pustaka senyawa heterosiklik, karena satu bahan awal ini dapat dikembangkan menjadi banyak turunan melalui modifikasi ester maupun cincin secara bertahap.
- Praktikum sintesis organik lanjutan, sebab reaksinya menggambarkan dengan jelas perbedaan reaktivitas antara gugus ester alifatik dan cincin aromatik heterosiklik.
| Merek | TCI (kode katalog M0846) |
|---|---|
| Nomor CAS | 51856-79-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 mL dan 25 mL |
| Bentuk fisik | cairan; pemerian dan data mutu mengacu pada lembar data serta sertifikat analisis TCI |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, terlindung dari cahaya dan panas |
Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas, percikan api, serta sinar matahari langsung. Senyawa pirol umumnya peka terhadap udara dan cahaya dalam penyimpanan lama, sehingga botol sebaiknya tidak dibiarkan terbuka dan dapat disimpan di tempat gelap. Lakukan pemipetan di dalam lemari asam, dan gunakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, serta kacamata pelindung. Pisahkan dari bahan pengoksidasi kuat dan basa pekat karena gugus ester dapat terhidrolisis. Tutup kembali wadah segera setelah dipakai, beri label tanggal pembukaan, dan pelajari lembar data keselamatan bahan produsen sebelum bekerja.
—
