Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 616-43-3

3-Methylpyrrole TCI M1144

3-Methylpyrrole TCI M1144

Identitas Kimia

No. CAS
616-43-3
PubChem
CID 12023·SID 87573107
Rumus molekul
C5H7N
Berat molekul
81.12 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-methyl-1H-pyrrole
SMILES
CC1=CNC=C1
InChIKey
FEKWWZCCJDUWLY-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 9.223.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 9.223.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1144 3-Methylpyrrole adalah turunan pirol sederhana dengan gugus metil pada posisi 3 cincin, yaitu posisi beta dari sistem heterosiklik beranggota lima yang kaya elektron. Pirol merupakan salah satu inti heterosiklik paling mendasar dalam kimia organik, hadir pada porfirin, klorofil, hem, serta beragam produk alam dan molekul obat. Isomer tersubstitusi pada posisi beta seperti ini relatif lebih jarang dijumpai dibanding isomer posisi 2, sehingga kehadirannya penting bagi peneliti yang memerlukan pola substitusi tertentu untuk membangun molekul target dengan regiokimia yang tepat.

Sifat yang menentukan pemanfaatannya adalah karakter aromatik kaya elektron dari cincin pirol, yang membuatnya sangat reaktif terhadap elektrofil, khususnya pada posisi 2 dan 5 yang masih bebas. Reaktivitas tinggi ini menguntungkan dalam sintesis karena reaksi seperti formilasi Vilsmeier, asilasi, dan halogenasi berlangsung pada kondisi ringan. Namun sifat yang sama juga membuat senyawa ini peka terhadap udara, cahaya, dan asam, dengan kecenderungan menggelap serta terpolimerisasi bila tidak disimpan dengan benar. Gugus metil pada posisi 3 sedikit menambah kerapatan elektron cincin sekaligus mengarahkan regioselektivitas reaksi substitusi berikutnya.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian sintesis produk alam, kimia porfirin, dan pengembangan polimer konduktif berbasis polipirol yang banyak dikaji untuk aplikasi sensor dan penyimpanan energi. Kemasan 1 g dan 5 g sejalan dengan sifat bahan yang sebaiknya tidak disimpan terlalu lama, sehingga dapat dihabiskan dalam rentang waktu penelitian yang wajar.

  • Sintesis produk alam berbasis pirol, karena pola substitusi pada posisi beta sesuai dengan kerangka banyak senyawa alami sehingga menyingkat rute pembangunan molekul target.
  • Kimia porfirin dan makrosiklus, sebab pirol tersubstitusi merupakan satuan pembangun dasar dalam kondensasi pembentukan cincin tetrapirol dan turunan analognya.
  • Pengembangan polimer konduktif polipirol, mengingat monomer tersubstitusi dapat mengubah kelarutan dan sifat elektronik polimer yang dihasilkan untuk aplikasi sensor.
  • Reaksi substitusi elektrofilik terarah, karena posisi 2 dan 5 yang masih bebas bereaksi pada kondisi ringan melalui formilasi Vilsmeier, asilasi, maupun halogenasi selektif.
  • Kajian akademik reaktivitas heterosiklik aromatik, sebab senyawa ini menjadi contoh nyata bagaimana substituen alkil memengaruhi kerapatan elektron dan regioselektivitas reaksi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 616-43-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik rujuk lembar data produk dari pabrikan
Penyimpanan simpan dingin, gelap, tertutup rapat, dan di bawah gas inert

Simpan bahan di lemari pendingin bahan kimia dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, dan sebaiknya di bawah atmosfer nitrogen atau argon, karena pirol tersubstitusi mudah menggelap serta terpolimerisasi akibat paparan udara, cahaya, dan asam. Jauhkan dari oksidator kuat maupun uap asam yang dapat memicu penguraian. Lakukan pengambilan secepat mungkin dengan peralatan kering di dalam lemari asam, lalu bilas ruang kosong botol dengan gas inert sebelum ditutup kembali. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta rujuk Lembar Data Keselamatan Bahan sebelum penanganan.

  • LEE dkk. (1990). ChemInform Abstract: (2 + 2 + 2)Cycloaddition Reaction of 1‐Methylpyrrole with Diethyl Azodicarboxylate.. ChemInform doi:10.1002/chin.199043076
  • CORNFORTH dkk. (1990). ChemInform Abstract: Syntheses of 3‐Methylpyrrole via Methyl 4‐Methylpyrrole‐2‐carboxylate. A Thermal Oxazolone‐Pyrone Rearrangement.. ChemInform doi:10.1002/chin.199037170
  • Arjomandi dkk. (2008). Electrochemical preparation and in situ characterization of poly(3-methylpyrrole) and poly(3-methylpyrrole-cyclodextrin) films on gold electrodes. Open Chemistry doi:10.2478/s11532-008-0020-9

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.