Methylenecyclohexane adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam senyawa organik yang memerlukan struktur siklik dengan substitusi metilen. Sebagai building block, Methylenecyclohexane berperan dalam sintesis senyawa kompleks yang membutuhkan reaktivitas dan stabilitas tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih besar, seperti dalam sintesis senyawa heterosiklik atau senyawa dengan rantai samping.
Methylenecyclohexane memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif, yang memungkinkan ia berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi substitusi, adisi, dan reaksi radikal bebas. Karena struktur sikliknya, senyawa ini juga menawarkan kestabilan tertentu dalam kondisi reaktif. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan senyawa dengan kemampuan reaktif yang terkendali.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Methylenecyclohexane digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek sintesis senyawa baru, pengembangan obat, dan studi struktur molekul. Ketersediaannya memudahkan peneliti untuk memperoleh bahan dasar yang diperlukan untuk eksperimen kimia yang kompleks.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik dengan struktur siklik yang kompleks
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan obat
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pembuatan senyawa dengan rantai samping yang memerlukan substitusi metilen
- Pengujian katalis dan mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1192-37-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Methylenecyclohexane harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat volatil, sehingga wadah harus dibuka dengan hati-hati di area berpendingin dan berventilasi baik. Selama penyimpanan, hindari kontak dengan bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan yang terkontrol untuk meminimalkan risiko paparan dan reaksi tidak terduga.
- Anizelli dkk. (2008). Stereoelectronic Interaction and Their Effects on Conformational Preference for 2-Substituted Methylenecyclohexane: An Experimental and Theoretical Investigation. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/jp8048636
- Hatakeyama dkk. (1990). Reactions of Ozone with 1-Methylcyclohexene and Methylenecyclohexane in Air. Bulletin of the Chemical Society of Japan doi:10.1246/bcsj.63.2701
- HATAKEYAMA dkk. (1991). ChemInform Abstract: Reactions of Ozone with 1‐Methylcyclohexene and Methylenecyclohexane in Air. ChemInform doi:10.1002/chin.199104127
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
