Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 34004-14-3

Methyl alpha-D-Galactopyranoside Monohydrate TCI M1047

Methyl alpha-D-Galactopyranoside Monohydrate TCI M1047

Identitas Kimia

No. CAS
34004-14-3
PubChem
CID 76935·SID 87573018
Rumus molekul
C7H14O6
Berat molekul
194.18 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R,3R,4S,5R,6S)-2-(hydroxymethyl)-6-methoxyoxane-3,4,5-triol
SMILES
CO[C@@H]1[C@@H]([C@H]([C@H]([C@H](O1)CO)O)O)O
InChIKey
HOVAGTYPODGVJG-PZRMXXKTSA-N
Harga reguler Rp 1.936.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.936.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1047 Methyl alpha-D-Galactopyranoside Monohydrate adalah glikosida metil dari D-galaktosa dalam bentuk monohidrat, dengan konfigurasi anomerik alfa yang terkunci. Senyawa ini merupakan reagen penting dalam bidang glikosains, yaitu cabang ilmu yang mempelajari peran karbohidrat dalam sistem biologis. Di laboratorium, bahan ini berfungsi sebagai ligan model, substrat uji enzim, sekaligus senyawa pembanding pada berbagai percobaan yang melibatkan pengenalan gula oleh protein. Karena gugus anomeriknya sudah termetilasi, senyawa ini tidak mengalami mutarotasi seperti galaktosa bebas, sehingga memberikan sistem uji yang jauh lebih terdefinisi bagi peneliti.

Sifat utama yang membuatnya banyak dipilih adalah kestabilan konfigurasi alfa pada pusat anomerik serta ketersediaan empat gugus hidroksil bebas yang dapat dimodifikasi secara selektif. Kestabilan ini penting karena banyak lektin dan enzim glikosidase bersifat sangat spesifik terhadap konfigurasi anomerik substratnya. Selain itu, senyawa ini larut baik dalam air sehingga mudah disiapkan sebagai larutan stok untuk uji biokimia. Bentuk monohidratnya merupakan padatan kristalin yang stabil dan mudah ditimbang; kandungan air kristal ini perlu diperhitungkan ketika peneliti menghitung konsentrasi molar larutan yang dibuat.

Di laboratorium Indonesia, reagen ini banyak dimanfaatkan kelompok riset biokimia, bioteknologi, mikrobiologi, dan farmasi, terutama pada penelitian lektin tumbuhan lokal, kajian enzim mikroba, serta pengembangan metode kromatografi afinitas. Pilihan kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan: ukuran kecil untuk penapisan awal dan percobaan skala meja, sedangkan ukuran besar untuk kegiatan rutin seperti elusi kolom afinitas yang membutuhkan larutan gula dalam jumlah relatif banyak.

  • Uji pengikatan lektin: dipakai sebagai ligan galaktosa terdefinisi untuk menguji dan memetakan spesifisitas lektin pengikat galaktosa pada percobaan hemaglutinasi maupun uji inhibisi.
  • Elusi kromatografi afinitas: berperan sebagai gula kompetitor yang melepaskan protein pengikat galaktosa dari matriks kolom secara lembut tanpa merusak struktur protein target.
  • Substrat uji alpha-galaktosidase: digunakan untuk menilai aktivitas dan selektivitas enzim yang menghidrolisis ikatan glikosidik alfa pada penelitian enzimologi dan bioteknologi pangan.
  • Sintesis oligosakarida: berfungsi sebagai akseptor glikosil dengan gugus anomerik terlindung, memudahkan proteksi selektif hidroksil menuju pembangunan rantai karbohidrat yang lebih panjang.
  • Senyawa standar analitik: dimanfaatkan sebagai pembanding pada analisis HPLC, KLT, maupun spektroskopi NMR untuk identifikasi dan kuantifikasi turunan galaktosida dalam sampel penelitian.

Merek TCI
Nomor CAS 34004-14-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin (monohidrat)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan

Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan udara agar kandungan air kristal tetap konsisten dan padatan tidak menggumpal. Gunakan botol kaca atau wadah plastik berkualitas laboratorium dengan penutup ulir yang rapat, dan pertimbangkan penyimpanan di desikator bila ruang laboratorium cenderung lembap seperti umumnya di Indonesia. Larutan stok berair sebaiknya disiapkan segar, disaring steril bila digunakan untuk uji biologis, dan disimpan dingin untuk mencegah pertumbuhan mikroba. Gunakan sendok bersih dan kering setiap kali mengambil bahan, serta kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium.

—