TCI M1068 adalah Methyl Jasmonate (mixture of isomers), ester metil dari asam jasmonat yang dikenal luas sebagai salah satu senyawa pensinyalan penting pada tumbuhan. Senyawa ini termasuk kelompok jasmonat, yaitu hormon tumbuhan yang mengatur respons terhadap pelukaan, serangan herbivora, infeksi patogen, serta berbagai cekaman lingkungan. Di laboratorium bioteknologi tanaman, metil jasmonat berperan sebagai elisitor, yakni bahan yang sengaja ditambahkan untuk memicu jalur pertahanan tanaman sehingga produksi metabolit sekunder meningkat dan mekanisme molekuler di baliknya dapat dipelajari secara terkendali.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah kemampuannya bekerja pada konsentrasi rendah dan sifatnya yang mudah menguap sehingga dapat diaplikasikan baik melalui media kultur, penyemprotan daun, maupun paparan uap dalam ruang tertutup. Sebagai ester, senyawa ini lebih lipofilik dibandingkan asam jasmonat bebas sehingga penetrasinya melalui jaringan tanaman lebih baik. Produk ini disediakan sebagai campuran isomer, yang merupakan bentuk yang lazim digunakan pada percobaan fisiologi dan bioteknologi tanaman karena tetap memberikan respons biologis yang kuat dan konsisten. Kelarutannya dalam pelarut organik seperti etanol memudahkan penyiapan larutan induk sebelum diencerkan ke dalam media percobaan.
Bagi laboratorium di Indonesia, senyawa ini relevan untuk riset kultur jaringan, produksi metabolit sekunder dari tanaman obat, serta kajian ketahanan tanaman pangan dan hortikultura terhadap hama dan penyakit. Topik tersebut banyak digarap di fakultas pertanian, laboratorium bioteknologi, dan lembaga penelitian tanaman. Pilihan kemasan 5 gram dan 25 gram memudahkan penyesuaian dengan skala percobaan, mulai dari uji pendahuluan pada beberapa botol kultur hingga percobaan lapangan berulang.
- Elisitasi metabolit sekunder pada kultur sel dan kalus, karena metil jasmonat memicu jalur pertahanan tanaman sehingga akumulasi senyawa target meningkat secara signifikan.
- Kajian ekspresi gen terkait pertahanan tanaman, sebab perlakuan jasmonat mengaktifkan gen responsif yang dapat dianalisis dengan RT-PCR kuantitatif maupun sekuensing transkriptom.
- Penelitian interaksi tanaman dengan herbivora dan patogen, karena senyawa ini mensimulasikan sinyal pelukaan tanpa perlu melakukan perlakuan fisik yang sulit distandarkan.
- Studi pascapanen buah dan sayuran, sebab perlakuan jasmonat kerap diteliti pengaruhnya terhadap ketahanan jaringan dan pembentukan senyawa aroma selama penyimpanan.
- Percobaan fisiologi pertumbuhan dan penuaan daun, mengingat jasmonat terlibat dalam pengaturan senesensi sehingga cocok untuk mengurai jalur hormon tanaman secara eksperimental.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk M1068 |
|---|---|
| Nomor CAS | 1101843-02-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Molecular Biology > Plant Biotechnology |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | cairan berminyak dengan aroma khas; disediakan sebagai campuran isomer |
| Penyimpanan | simpan sejuk, terlindung cahaya, dalam wadah tertutup rapat |
Simpan metil jasmonat di tempat sejuk dan gelap, sebaiknya di lemari pendingin bahan kimia sesuai anjuran pada label produsen, dalam botol kaca amber yang tertutup rapat agar senyawa tidak menguap dan tidak terpapar cahaya. Karena bersifat mudah menguap dan beraroma kuat, seluruh proses pemipetan dan penyiapan larutan induk sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam untuk menjaga kenyamanan serta mencegah kontaminasi silang ke ruang kultur di sekitarnya. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Tutup botol segera setelah pengambilan, hindari kontak dengan kulit dan mata, serta simpan larutan induk dalam vial tertutup berlabel lengkap disertai tanggal pembuatan.
- Wang dkk. (1996). Optical Isomers of Methyl Jasmonate in Tea Aroma. Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry doi:10.1271/bbb.60.508
- Berger dkk. (1996). Two Methyl Jasmonate-Insensitive Mutants Show Altered Expression of AtVsp in Response to Methyl Jasmonate and Wounding. Plant Physiology doi:10.1104/pp.111.2.525
- Akanni dkk. (2017). Methyl Jasmonate Ameliorates Testosterone Propionate-induced Prostatic Hyperplasia in Castrated Wistar Rats. Phytotherapy Research doi:10.1002/ptr.5778
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
