Permethrin (mixture of isomers) dari TCI adalah insektisida sintetis golongan piretroid yang disediakan sebagai campuran isomer cis dan trans. Permethrin dirancang meniru piretrin alami dari bunga krisan, tetapi lebih stabil terhadap cahaya. Senyawa ini digunakan luas di bidang pertanian, kesehatan masyarakat, dan pengendalian vektor. Di laboratorium, permethrin murni dipakai sebagai standar analitik residu pestisida, bahan uji toksikologi, dan senyawa acuan dalam penelitian entomologi dan resistensi serangga.
Permethrin dipilih karena mekanisme kerjanya sudah dipahami dengan baik. Senyawa ini memengaruhi kanal natrium berpintu tegangan pada sel saraf serangga sehingga kanal tersebut terbuka lebih lama, yang menyebabkan kelumpuhan. Sifat lipofiliknya membuat permethrin mudah terakumulasi pada matriks berlemak, sehingga relevan bagi kajian residu dalam pangan dan penelitian nutrisi. Karena produk ini berupa campuran isomer, pemisahan dan kuantifikasi isomer cis dan trans juga menjadi topik analisis tersendiri. Kemasan 200mg dan 1g memadai untuk pembuatan larutan standar dan percobaan biologis skala laboratorium.
Indonesia sebagai negara tropis menghadapi tantangan penyakit tular vektor seperti demam berdarah dan malaria, di mana piretroid banyak dipakai. Karena itu, permethrin relevan bagi laboratorium entomologi kesehatan, balai penelitian vektor, dan perguruan tinggi yang menguji kerentanan nyamuk. Laboratorium pengujian pangan dan lingkungan juga membutuhkannya sebagai standar untuk memantau residu pada produk pertanian dan sampel air.
- Standar analitik residu pestisida: permethrin murni dipakai untuk kalibrasi metode GC atau LC dalam penetapan residu piretroid pada sayuran, buah, dan produk pangan.
- Uji kerentanan dan resistensi serangga: senyawa ini dipakai untuk menyiapkan dosis uji terhadap nyamuk atau serangga lain guna memantau perkembangan resistensi piretroid.
- Penelitian neurotoksikologi: mekanismenya pada kanal natrium membuatnya berguna untuk mempelajari efek paparan insektisida terhadap sel saraf dan organisme model.
- Analisis pemisahan isomer: campuran cis dan trans memberi bahan yang baik untuk mengembangkan metode kromatografi yang mampu memisahkan dan mengukur tiap isomer.
- Kajian lingkungan dan nutrisi: sifat lipofiliknya mendukung studi akumulasi residu pada matriks berlemak, tanah, sedimen, dan rantai makanan.
| Merek | TCI (kode produk P2945) |
|---|---|
| Nomor CAS | 52645-53-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | campuran isomer cis/trans; detail tercantum pada CoA produsen |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya, ikuti suhu pada label |
Simpan permethrin dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Pisahkan dari bahan pangan, pakan, dan oksidator kuat. Permethrin sangat toksik bagi organisme akuatik dan serangga penyerbuk, sehingga limbahnya wajib dikumpulkan sebagai limbah B3 dan tidak boleh dibuang ke saluran air. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Kerjakan di lemari asam saat membuat larutan stok dan baca SDS dari TCI sebelum digunakan.
- Lizotte dkk. (2017). Effectiveness of emergent and submergent aquatic plants in mitigating a nitrogen–permethrin mixture. Chemistry and Ecology doi:10.1080/02757540.2017.1310849
- Lizotte dkk. (2016). Do Varying Aquatic Plant Species Affect Phytoplankton and Crustacean Responses to a Nitrogen-Permethrin Mixture?. Bulletin of Environmental Contamination and Toxicology doi:10.1007/s00128-016-1978-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
