Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 6520-83-8

Ethyl 2-Methoxy-6-methylbenzoate TCI M1120

Ethyl 2-Methoxy-6-methylbenzoate TCI M1120

Identitas Kimia

No. CAS
6520-83-8
PubChem
CID 591060·SID 87573085
Rumus molekul
C11H14O3
Berat molekul
194.23 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
ethyl 2-methoxy-6-methylbenzoate
SMILES
CCOC(=O)C1=C(C=CC=C1OC)C
InChIKey
GQLSLEBNODXANJ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 5.910.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 5.910.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1120 adalah Ethyl 2-Methoxy-6-methylbenzoate, ester etil dari asam benzoat yang membawa gugus metoksi dan gugus metil pada kedua posisi orto terhadap gugus ester. Senyawa ini merupakan blok bangunan non-heterosiklik yang dipakai pada sintesis molekul aromatik bersubstitusi rapat, khususnya ketika peneliti memerlukan pola substitusi yang sudah tertata sejak awal. Di laboratorium, bahan ini menghemat beberapa tahap sintesis karena pengaturan gugus metoksi dan metil pada cincin benzena sering kali sulit dicapai secara selektif apabila harus dibangun sendiri dari bahan yang lebih sederhana.

Karakteristik yang menonjol adalah lingkungan sterik di sekitar gugus ester, yang diapit oleh dua substituen pada posisi orto. Halangan ruang tersebut membuat gugus ester relatif terlindung sehingga hidrolisisnya menuntut kondisi yang lebih tegas, sebuah sifat yang justru dimanfaatkan untuk mencapai selektivitas ketika molekul memiliki beberapa gugus ester. Gugus metoksi bersifat pendorong elektron dan mengarahkan reaksi substitusi elektrofilik berikutnya, sementara gugus metil dapat difungsikan lebih lanjut, misalnya melalui halogenasi benzilik, menjadi titik sambung baru. Kombinasi ini menjadikan senyawa tersebut kerangka yang sangat berguna pada sintesis senyawa fenolik alami dan turunannya.

Di Indonesia, bahan ini umumnya dibutuhkan oleh kelompok riset sintesis organik di perguruan tinggi serta laboratorium yang menekuni kimia bahan alam dan pengembangan senyawa bioaktif. Pola substitusi yang dimilikinya menyerupai fragmen yang banyak dijumpai pada metabolit sekunder tumbuhan, sehingga menarik bagi peneliti yang menekuni sintesis total maupun analog senyawa alam. Pilihan kemasan lima gram dan dua puluh lima gram memberi keleluasaan antara percobaan penjajakan dan pekerjaan sintesis yang lebih intensif.

  • Bahan awal sintesis senyawa aromatik bersubstitusi rapat, karena pola metoksi dan metil pada posisi orto sudah tersedia tanpa perlu dibangun bertahap.
  • Prekursor pembuatan asam 2-metoksi-6-metilbenzoat, sebab gugus esternya dapat dihidrolisis untuk menghasilkan asam bebas sebagai bahan antara berikutnya.
  • Kerangka awal sintesis analog senyawa bahan alam, karena pola substitusinya menyerupai fragmen yang lazim ditemukan pada metabolit sekunder tumbuhan.
  • Substrat pada fungsionalisasi benzilik, karena gugus metil di posisi orto dapat diubah menjadi gugus bromometil maupun turunan lain yang lebih reaktif.
  • Bahan uji kajian efek sterik pada reaksi ester, sebab dua substituen orto memberikan model yang jelas untuk mengamati pengaruh halangan ruang.

Merek TCI
Nomor CAS 6520-83-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik dikemas berdasarkan bobot; penampakan mengacu pada lembar spesifikasi resmi TCI
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dengan wadah tertutup rapat

Simpan bahan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat dan letakkan pada lemari bahan kimia yang sejuk, kering, serta berventilasi baik, jauh dari sumber panas maupun sinar matahari langsung. Pisahkan dari basa kuat dan oksidator kuat untuk menghindari reaksi yang tidak dikehendaki selama penyimpanan. Lakukan penimbangan atau pemindahan menggunakan peralatan bersih dan kering, sebaiknya di dalam lemari asam, lalu segera tutup kembali wadahnya agar bahan tidak terkontaminasi. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta kelola sisa bahan maupun limbahnya sesuai prosedur laboratorium setempat.

—