Methyl 4-Bromo-2-methylbenzoate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi bromo dan reaksi esterifikasi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu untuk membangun struktur molekuler yang lebih kompleks, terutama dalam bidang kimia organik.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan memiliki sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan proses sintesis dan reaksi kimia. Keberadaan grup bromo dan ester dalam molekulnya membuatnya menjadi bahan yang sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi pembentukan ester. Karena sifatnya yang konsisten, senyawa ini sering dipilih dalam penelitian kimia untuk memastikan hasil yang akurat.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian akademis dan industri. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan dalam bidang kimia organik. Dengan sifat yang jelas dan aplikasi yang luas, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang membutuhkan substitusi bromo
- Reaksi esterifikasi untuk pembentukan senyawa ester
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa bromo dan ester
- Eksperimen kimia organik untuk memahami mekanisme reaksi
- Pengembangan senyawa baru dalam bidang farmasi dan material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 99548-55-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Simpan di area yang terpisah dari bahan kimia berbahaya lainnya untuk keselamatan dan keamanan laboratorium.
—
