Methyl 3-Bromo-2-methylbenzoate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substituen bromo dan metil yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi reaksi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik, obat, atau bahan kimia industri.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi nucleofilik. Sifat kimianya yang konsisten memungkinkan hasil sintesis yang akurat dan dapat diprediksi. Selain itu, senyawa ini mudah tersedia dalam berbagai kemasan yang memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam studi sintesis senyawa baru dan modifikasi molekul. Bahan ini juga ditemukan dalam penelitian farmasi dan kimia analitik, sebagai bahan untuk pengujian reaktivitas dan karakterisasi senyawa kompleks.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam pembuatan senyawa aromatik
- Pengujian reaktivitas senyawa aromatik dalam reaksi kimia organik
- Modifikasi molekul untuk penelitian farmakologi dan biokimia
- Penggunaan dalam analisis kimia untuk identifikasi senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 99548-54-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Dalam penanganan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu gunakan alat pelindung diri yang sesuai untuk meminimalkan risiko paparan.
—
