3-Methylbenzyl Alcohol (TCI M1124) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Senyawa ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen penting dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor untuk pembuatan senyawa aromatik atau senyawa dengan struktur kompleks. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, 3-Methylbenzyl Alcohol menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia.
3-Methylbenzyl Alcohol memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga memudahkan proses reaksi kimia. Senyawa ini bersifat cair, berwarna jernih, dan memiliki aroma khas yang dapat dideteksi dalam kondisi tertentu. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah terurai, senyawa ini relatif aman untuk digunakan dalam laboratorium, asalkan dihandle dengan hati-hati.
Di laboratorium Indonesia, 3-Methylbenzyl Alcohol digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang farmasi dan industri kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen sintesis senyawa baru atau modifikasi senyawa organik. Ketersediaannya yang relatif mudah dan harga yang kompetitif membuatnya menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi substitusi pada rantai alkil untuk pembuatan senyawa kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam analisis kimia
- Pembuatan bahan baku untuk produksi bahan kimia farmasi
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa dengan rantai aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 587-03-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya langsung |
3-Methylbenzyl Alcohol harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam penggunaan, senyawa ini harus ditangani dengan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, senyawa ini harus dihindari dari kontak langsung dengan bahan kimia berlebihan atau sumber panas.
- Calvo dkk. (2006). High pressure vapour–liquid equilibria of the binary and some of the ternary and multicomponent mixtures of the carbon dioxide+acetic anhydride+α-methylbenzyl alcohol+acetic acid+α-methylbenzyl acetate system. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2006.04.011
- Scognamiglio dkk. (2012). Fragrance material review on α-methylbenzyl alcohol. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2011.10.010
- REYES dkk. (1995). ChemInform Abstract: Use of (S)‐α‐Methylbenzylamine in the Resolution of Racemic 2‐ Octanol and α‐Methylbenzyl Alcohol.. ChemInform doi:10.1002/chin.199530028
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
