3-Methoxysalicylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa obat, bahan kimia industri, atau senyawa organik lainnya. Sebagai building block, senyawa ini memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti esterifikasi, hidrolisis, atau reaksi substitusi.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol dengan kondisi reaksi tertentu. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa dengan fungsi tertentu seperti anti-inflamasi atau antiseptik. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaan juga memudahkan proses sintesis di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 3-Methoxysalicylic Acid digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan senyawa baru, serta dalam pendidikan kimia untuk praktikum. Bahan ini menjadi alat penting dalam penelitian yang memerlukan senyawa dengan struktur tertentu dan sifat kimia yang spesifik.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa obat dengan aktivitas anti-inflamasi dan antiseptik
- Pembuatan senyawa organik yang memerlukan substitusi metoksil
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam lingkungan reaksi tertentu
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan struktur molekul tertentu
- Praktikum kimia organik untuk memahami mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 877-22-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
3-Methoxysalicylic Acid harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering, serta dijauhkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- (2007). TDDFT Potential Energy Functions for Excited State Intramolecular Proton Transfer of Salicylic Acid, 3-Aminosalicylic Acid, 5-Aminosalicylic Acid, and 5-Methoxysalicylic Acid. Bulletin of the Korean Chemical Society doi:10.5012/bkcs.2007.28.12.2343
- Tang dkk. (2022). Chemical bonds and weak interactions of methoxysalicylic acid isomers investigated by terahertz spectroscopy and density functional theory. AIP Advances doi:10.1063/5.0082819
- Güneş dkk. (2011). DFT, FT-Raman and FT-IR investigations of 5-methoxysalicylic acid. Spectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular Spectroscopy doi:10.1016/j.saa.2011.07.089
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
