Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 84025-81-0

(R)-2-(Methoxymethyl)pyrrolidine TCI M1169

(R)-2-(Methoxymethyl)pyrrolidine TCI M1169

Identitas Kimia

No. CAS
84025-81-0
PubChem
CID 671216·SID 87573130
Rumus molekul
C6H13NO
Berat molekul
115.17 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R)-2-(methoxymethyl)pyrrolidine
SMILES
COC[C@H]1CCCN1
InChIKey
CHPRFKYDQRKRRK-ZCFIWIBFSA-N
Harga reguler Rp 3.525.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.525.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

(R)-2-(Methoxymethyl)pyrrolidine adalah pasangan enantiomer dari SMP dan dikenal luas dengan singkatan RMP. Senyawa ini merupakan amina siklik kiral dengan pusat stereogenik berkonfigurasi (R) pada posisi 2 cincin pirolidin. Di laboratorium, perannya identik dengan enantiomer pasangannya, yakni menanamkan informasi kiral ke dalam suatu transformasi kimia, namun dengan arah induksi yang berlawanan. Kehadirannya membuat peneliti mampu mengakses kedua konfigurasi produk target hanya dengan mengganti reagen kiral, tanpa harus merancang ulang keseluruhan rute sintesis yang sudah dioptimasi.

Sifat yang menjadikan senyawa ini bernilai adalah kekakuan konformasi cincin pirolidin yang dipadukan dengan gugus metoksimetil sebagai pengarah sterik sekaligus donor elektron. Kombinasi ini menghasilkan lingkungan kiral yang rapat di sekitar atom nitrogen, sehingga diskriminasi antara dua muka prokiral pada substrat berlangsung efektif. Nitrogen amina sekunder tetap cukup reaktif untuk membentuk enamina, hidrazon, karbamat, maupun amida. Karena umumnya berwujud cair pada suhu ruang, penambahan ke dalam campuran reaksi dapat dilakukan secara volumetrik dengan mikropipet atau jarum suntik, yang penting saat bekerja pada skala kecil dan sensitif terhadap udara.

Bagi laboratorium di Indonesia, ketersediaan kedua enantiomer sangat membantu riset sintesis asimetris yang membutuhkan bukti bahwa selektivitas benar-benar berasal dari reagen kiral, bukan dari artefak substrat. Pola kontrol semacam ini sering diminta pada publikasi maupun pengujian sidang akademik. Kemasan gram memudahkan perencanaan kebutuhan bahan untuk satu siklus penelitian.

Brosur TCI (PDF)

  • Induksi asimetris berlawanan arah: dipakai berpasangan dengan enantiomer (S) untuk memperoleh produk dengan konfigurasi sebaliknya tanpa mengubah kondisi reaksi.
  • Auksiliari kiral pada pembentukan ikatan karbon–karbon: kerangka pirolidin mengunci geometri intermediet sehingga alkilasi maupun adisi berlangsung dengan diastereoselektivitas tinggi.
  • Prekursor reagen hidrazin kiral: digunakan sebagai bahan awal untuk menyiapkan pereaksi yang mengendalikan stereokimia pada reaksi enolat terstabilkan.
  • Organokatalis reaksi aldol dan Michael: amina sekunder membentuk enamina aktif yang mengarahkan penyerangan nukleofilik ke muka molekul tertentu secara konsisten.
  • Sintesis ligan kiral untuk katalis logam: atom oksigen eter menyediakan titik koordinasi tambahan yang memperkuat kestabilan dan selektivitas kompleks katalitik.

Merek TCI
Nomor CAS 84025-81-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Catalysts, Chiral Ligands, Chiral Reagents
Ukuran kemasan 1 g, 5 g
Bentuk fisik umumnya cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan sejuk, tertutup rapat, hindari kontak dengan udara lembap sesuai anjuran label produsen

Tempatkan wadah pada lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi, terpisah dari asam kuat, halida asam, serta bahan pengoksidasi. Sebagai amina, senyawa ini cenderung menyerap uap air dan karbon dioksida sehingga botol harus ditutup rapat segera setelah digunakan; untuk reaksi yang sensitif, pengambilan melalui septum dengan jarum suntik di bawah gas inert sangat dianjurkan. Kerjakan semua pemindahan di dalam lemari asam karena uapnya mengiritasi mata dan saluran napas. Lengkapi diri dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta catat tanggal pembukaan pada label.

  • Tinant dkk. (1992). N-{2-[(1-Cyanocyclohexyl)(tert-butyldimethylsilyloxy)amino]propionyl}-2,5-bis(methoxymethyl)pyrrolidine and N-(2-anilinopropionyl)-2,5-bis(methoxymethyl)pyrrolidine. Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270191009460
  • YAMAMOTO dkk. (1992). ChemInform Abstract: A Facile Synthesis of (S,S)‐(+)‐ and (R,R)‐(‐)‐2,5‐Bis(methoxymethyl) pyrrolidine.. ChemInform doi:10.1002/chin.199205171
  • Mino dkk. (2002). ChemInform Abstract: Palladium‐Catalyzed Asymmetric Allylic Alkylation Using (R)‐2‐(Methoxymethyl)pyrrolidine‐Derived Aminophosphine Ligands.. ChemInform doi:10.1002/chin.200212133

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.