3-Methylbenzophenone adalah senyawa organik yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur aromatik yang stabil dan memiliki kemampuan untuk berfungsi sebagai reaktif atau intermediat dalam berbagai proses kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik atau senyawa dengan struktur aromatik.
3-Methylbenzophenone memiliki sifat kimia yang stabil, dengan titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses isolasi dan pemurnian dalam laboratorium. Karena struktur molekulnya yang tidak heterosiklik, senyawa ini sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan kestabilan struktur dan kejernihan reaksi. Selain itu, senyawa ini juga memiliki keunggulan dalam reaktivitas yang dapat diatur sesuai dengan kondisi eksperimen.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 3-Methylbenzophenone digunakan secara luas dalam pendidikan dan penelitian kimia. Bahan ini sering diaplikasikan dalam program studi kimia, penelitian senyawa organik, serta pengembangan produk kimia. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan utama untuk berbagai kebutuhan laboratorium di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian kimia organik
- Pengembangan senyawa farmakologis dalam program penelitian farmasi
- Pembuatan bahan baku untuk produksi produk kimia industri
- Pemurnian senyawa intermediat dalam proses sintesis molekul
- Penggunaan dalam eksperimen pendidikan untuk memahami reaktivitas molekul
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 643-65-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Kristal atau padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3-Methylbenzophenone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat tidak beracun tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Simpan jauh dari sumber panas dan bahan kimia reaktif lainnya untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
- Ishida dkk. (1992). Electron-Laser Dual Beam Irradiation of 2-Methylbenzophenone. Bulletin of the Chemical Society of Japan doi:10.1246/bcsj.65.3186
- Ma dkk. (2013). meta versus para Substitution: How Does C–H Activation in a Methyl Group Occur in 3-Methylbenzophenone but Does Not Take Place in 4-Methylbenzophenone?. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo400413t
- Abramsson-Zetterberg dkk. (2011). 4-Methylbenzophenone and benzophenone are inactive in the micronucleus assay. Toxicology Letters doi:10.1016/j.toxlet.2011.01.005
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
