Sodium 2-Methyl-2-propene-1-sulfonate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaktivitas tinggi, sehingga sering digunakan dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai prekursor atau bahan pembangun untuk menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks.
Sodium 2-Methyl-2-propene-1-sulfonate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai kondisi lingkungan. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi adisi. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan membuatnya menjadi pilihan yang praktis untuk laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam industri farmasi dan kimia. Bahan ini mendukung pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi luas dalam bidang kesehatan dan teknologi.
Produk TCI terkait
- TCI P2260 21806-61-1 1-Propene 1,3-Sultone
- TCI A0508 153277-35-1 Sodium Anthraquinone-2-sulfonate Monohydrate
- TCI A1428 128-56-3 Sodium Anthraquinone-1-sulfonate
- TCI A0748 2491-71-6 Sodium 4-Aminoazobenzene-4'-sulfonate
- TCI N0371 5042-33-1 Sodium 2-Nitroaniline-4-sulfonate
- TCI N0043 521-24-4 Sodium 1,2-Naphthoquinone-4-sulfonate
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa farmakologis
- Pembuatan bahan aktif dalam formulasi obat
- Penelitian tentang struktur kimia dan reaktivitas molekul
- Pengembangan senyawa dengan sifat khusus untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1561-92-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Sodium 2-Methyl-2-propene-1-sulfonate harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Penyimpanan yang tepat akan mempertahankan sifat kimia dan stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan yang sehat dan aman, dengan perlengkapan pelindung yang sesuai.
—
