2'-Methyl-3'-nitroacetanilide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks lainnya. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai prekursor yang dapat bereaksi dengan berbagai reaktan untuk menghasilkan produk dengan struktur yang lebih kompleks. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil namun masih dapat diubah melalui reaksi kimia tertentu. Karena memiliki grup nitro dan metil, senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat larut dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia, baik dalam kondisi asam maupun basa. Keberagaman aplikasinya menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Karena ketersediaannya yang cukup dan harga yang kompetitif, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan baku sintesis.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya dalam reaksi substitusi
- Reaksi nitrosetasi untuk memperoleh senyawa aromatik dengan struktur kompleks
- Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi dalam proses sintesis
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi berbeda
- Pengujian katalis organik untuk mengetahui efisiensi reaksi kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 56207-36-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karena bersifat reaktif, wadah harus terlindungi dari paparan cahaya langsung dan udara. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terpisah dari bahan kimia yang tidak kompatibel.
—
