2-(Methylthio)thiazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar thiazole yang diperkuat dengan gugus metil tiosilil, sehingga memberikan sifat reaktif yang unik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membangun molekul kompleks, terutama dalam bidang organik dan farmakologi. Karena sifatnya yang stabil namun reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi substitusi dan siklisasi.
Senyawa ini memiliki struktur kimia yang kompleks, dengan atom sulfur dan nitrogen yang berperan penting dalam reaktivitasnya. Sifat kimia ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi yang membutuhkan penggantian gugus fungsi atau pembentukan ikatan baru. Keberagaman aplikasinya menjadikannya sebagai bahan yang sangat diminati dalam penelitian ilmiah, terutama di bidang sintesis senyawa aktif biologis.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang membutuhkan komponen heterosiklik. Dengan ketersediaan dan kualitas yang terjamin, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk penelitian ilmiah di berbagai bidang.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
- Pembentukan ikatan baru dalam reaksi kimia organik
- Pengembangan material kimia dengan sifat spesifik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5053-24-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan tinggi. Karena sifat kimianya yang reaktif, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah akumulasi uap.
- Arisawa dkk. (2015). Rhodium-Catalyzed 2-Methylthiolation Reaction of Thiazoles/Oxazoles Using 2-(Methylthio)thiazole. HETEROCYCLES doi:10.3987/com-14-s(k)59
- T․N․ dkk. (2025). Rationalizing the stability and noncovalent interactions of N-(benzo[d][1,3]dioxol-5-ylmethyl)-2-(methylthio)thiazole-4-carboxamide: Insights from X‐ray structure and QTAIM analysis. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2024.139407
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
