TCI M1753 2-Methoxythiazole adalah senyawa heterosiklik beranggota lima yang mengandung atom nitrogen dan belerang dalam satu cincin, dengan gugus metoksi terpasang pada posisi 2. Cincin tiazol merupakan salah satu kerangka heterosiklik paling penting dalam kimia organik dan kimia medisinal, karena dijumpai pada berbagai produk alami serta bahan aktif farmasi. Sebagai blok pembangun heterosiklik, senyawa ini menyediakan kerangka siap pakai yang menghemat langkah pembentukan cincin, sehingga peneliti dapat langsung memusatkan perhatian pada pemasangan gugus fungsi sesuai rancangan molekul target mereka.
Sifat yang menjadikannya menarik adalah pola elektronik cincin tiazol yang dipadukan dengan gugus metoksi pendonor elektron. Gugus metoksi pada posisi 2 meningkatkan kerapatan elektron cincin sehingga memengaruhi regioselektivitas reaksi metalasi maupun substitusi pada posisi 4 dan 5. Atom nitrogen cincin bersifat basa lemah dan dapat berkoordinasi dengan logam transisi, sifat yang bermanfaat pada rancangan ligan dan katalisis. Gugus metoksi juga dapat berperan sebagai penyedia gugus pergi pada kondisi tertentu, membuka jalur menuju turunan 2-amino atau 2-tio-tiazol yang bernilai dalam penelitian.
Di Indonesia, senyawa seperti ini banyak dipakai kelompok riset kimia medisinal, kimia bahan, dan sintesis organik di universitas serta lembaga penelitian pemerintah. Kemasan 5 g cocok untuk optimasi kondisi reaksi dan penjajakan rute sintesis, sementara kemasan 25 g mendukung pengulangan reaksi serta peningkatan skala pada tahap lanjut proyek penelitian. Kesesuaian ukuran ini membantu laboratorium menjaga efisiensi penggunaan bahan sepanjang siklus riset.
Produk TCI terkait
- Blok pembangun sintesis kimia medisinal, karena kerangka tiazol banyak dijumpai pada senyawa bioaktif sehingga mempercepat penyusunan pustaka molekul untuk penapisan aktivitas.
- Substrat reaksi metalasi terarah, sebab pengaruh elektronik gugus metoksi membantu mengarahkan deprotonasi ke posisi cincin tertentu dengan selektivitas yang dapat diandalkan.
- Bahan awal sintesis ligan heterosiklik, karena atom nitrogen tiazol mampu berkoordinasi dengan pusat logam transisi pada rancangan katalis homogen dan kompleks koordinasi.
- Prekursor turunan 2-substitusi tiazol, sebab gugus metoksi dapat dipertukarkan pada kondisi tertentu untuk menghasilkan variasi 2-amino maupun 2-tio yang diminati peneliti.
- Bahan pembanding pada analisis spektroskopi heterosiklik, karena pola serapan dan geseran kimianya khas sehingga berguna menafsirkan spektrum senyawa tiazol lain.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14542-13-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | cairan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, gelap, dan tertutup rapat sesuai petunjuk label |
Simpan dalam botol kaca bertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari panas dan nyala api. Banyak senyawa tiazol berbau tajam, sehingga seluruh pemindahan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam yang berfungsi normal. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari kontak langsung dengan kulit maupun penghirupan uap. Tutup kembali wadah segera setelah penggunaan untuk membatasi penguapan dan penyebaran bau. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan asam kuat. Kelola tumpahan dengan penyerap inert dan buang sebagai limbah kimia sesuai prosedur laboratorium.
- Hartung dkk. (2005). 4‐ and 4,5‐Substituted N‐Methoxythiazole‐2(3H)‐thiones – Preparation,UV/Vis Spectra, and Assignment of Electronic Transitions in Comparison to N‐Methoxypyridine‐2(1H)‐thione Using Time‐Dependent Density Functional Theory Calculations. European Journal of Organic Chemistry doi:10.1002/ejoc.200400674
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
