Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 7355-18-2

Methyl 1,2,3,4-Tetra-O-acetyl-beta-D-glucuronate TCI M1868

Methyl 1,2,3,4-Tetra-O-acetyl-beta-D-glucuronate TCI M1868
Harga reguler Rp 2.094.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.094.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1868 Methyl 1,2,3,4-Tetra-O-acetyl-beta-D-glucuronate adalah turunan gula terlindung penuh dari asam D-glukuronat, dengan empat gugus hidroksil yang telah diasetilasi dan gugus karboksil yang diubah menjadi ester metil. Bentuk terlindung ini merupakan bahan baku standar dalam glikosains, khususnya untuk menyiapkan donor glikosil yang dipakai membangun ikatan glikosidik secara terkendali. Tanpa proteksi menyeluruh, gula yang memiliki banyak gugus hidroksil akan bereaksi tanpa arah dan menghasilkan campuran rumit, sehingga senyawa terasetilasi semacam ini menjadi titik awal yang hampir selalu dipakai pada sintesis karbohidrat modern di laboratorium.

Karakteristik utama yang membuatnya dipilih adalah konfigurasi beta pada posisi anomerik yang sudah terdefinisi serta pola proteksi yang seragam. Gugus asetil pada posisi dua berperan sebagai gugus tetangga yang membantu mengarahkan stereokimia pembentukan ikatan glikosidik, sehingga produk yang dihasilkan memiliki konfigurasi yang dapat diprediksi. Gugus asetil juga mudah dilepas melalui metanolisis basa ringan pada tahap akhir, sedangkan ester metil pada gugus karboksil dapat dihidrolisis untuk memunculkan kembali asam glukuronat bebas. Kombinasi ini menjadikan senyawa tersebut fleksibel, stabil dalam penyimpanan, dan kompatibel dengan berbagai metode aktivasi anomerik yang lazim digunakan.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada penelitian glikokimia, metabolisme obat, dan pengembangan standar analisis di universitas, lembaga riset, serta laboratorium farmasi. Salah satu pemakaian yang cukup sering adalah penyiapan standar glukuronida, yaitu bentuk metabolit terkonjugasi yang penting dalam kajian farmakokinetika. Kemasan satu gram dan lima gram sesuai dengan sifat pekerjaan glikokimia yang umumnya berskala kecil namun menuntut kemurnian dan konsistensi bahan yang tinggi.

  • Penyiapan donor glikosil: bentuk terasetilasi penuh merupakan titik awal baku untuk aktivasi anomerik sebelum pembentukan ikatan glikosidik secara terkendali.
  • Sintesis standar glukuronida: dipakai menyiapkan metabolit terkonjugasi sebagai senyawa acuan pada kajian farmakokinetika dan analisis metabolisme obat di laboratorium.
  • Penelitian glikokimia dan oligosakarida: menyediakan unit asam glukuronat terlindung untuk membangun rantai gula kompleks dengan stereokimia yang dapat diprediksi.
  • Pengembangan metode analisis instrumental: berperan sebagai bahan acuan dalam penyusunan metode kromatografi cair spektrometri massa untuk senyawa terkonjugasi.
  • Kajian strategi proteksi karbohidrat: menjadi substrat model untuk melatih dan mengoptimasi reaksi deasetilasi selektif serta hidrolisis ester pada kimia gula.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk M1868
Nomor CAS 7355-18-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik turunan gula terasetilasi, umumnya padatan kristalin; konfirmasi pada label dan CoA lot
Penyimpanan simpan sejuk dan kering, terhindar dari kelembapan, sesuai anjuran produsen pada kemasan

Simpan dalam wadah tertutup rapat pada tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan serta sinar matahari langsung. Gugus asetil dan ester metil rentan terhadap hidrolisis, terutama bila terpapar uap air bersama kondisi basa, sehingga penyimpanan di dalam desikator atau lemari pendingin sesuai anjuran produsen sangat membantu menjaga mutu bahan. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka apabila disimpan dingin, agar tidak terjadi pengembunan di dalam wadah. Gunakan spatula bersih dan kering, serta kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Jauhkan dari basa kuat dan bahan pengoksidasi, dan kelola limbahnya sesuai prosedur laboratorium.

—