TCI M1879 Methyl 2,4-Difluorobenzoate adalah ester metil dari asam 2,4-difluorobenzoat, yaitu senyawa aromatik terfluorinasi dengan dua atom fluor pada posisi orto dan para terhadap gugus ester. Senyawa terfluorinasi memegang peran yang semakin penting dalam kimia medisinal dan ilmu material, karena fluor mampu mengubah sifat elektronik, kestabilan metabolik, dan kemampuan menembus membran dari suatu molekul secara nyata meskipun ukurannya kecil. Di laboratorium, senyawa ini berfungsi sebagai blok bangun terfluorinasi siap pakai yang menghemat tahapan fluorinasi langsung, suatu proses yang biasanya menuntut reagen khusus dan penanganan yang jauh lebih rumit.
Karakteristik yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah pola substitusi fluor yang terdefinisi rapi disertai reaktivitas yang bermanfaat. Atom fluor bersifat penarik elektron kuat, sehingga cincin aromatik menjadi lebih miskin elektron dan terbuka terhadap reaksi substitusi nukleofilik aromatik, terutama pada posisi yang diaktifkan oleh gugus ester. Sifat ini memungkinkan penggantian salah satu atom fluor secara selektif dengan nukleofil seperti amina, alkoksida, atau tiolat. Gugus ester metil sendiri dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat atau diubah menjadi amida, sehingga menyediakan dua arah pengembangan struktur dari satu bahan awal yang sama.
Di Indonesia, bahan ini digunakan oleh laboratorium sintesis organik dan kimia medisinal di universitas serta lembaga penelitian, termasuk kelompok riset yang mengembangkan senyawa heterosiklik terfluorinasi dan bahan untuk aplikasi material. Tersedianya dua ukuran kemasan, lima gram dan dua puluh lima gram, membantu laboratorium menyesuaikan pembelian dengan tahap penelitian: kemasan kecil untuk penjajakan awal dan kemasan lebih besar ketika rute sintesis sudah mapan dan perlu diulang.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 31
Produk TCI terkait
- Substitusi nukleofilik aromatik: atom fluor yang teraktivasi gugus ester dapat digantikan secara selektif oleh amina, alkoksida, maupun tiolat pada kondisi terkendali.
- Sintesis senyawa kandidat obat terfluorinasi: fluor meningkatkan kestabilan metabolik dan sifat farmakokinetik, parameter yang banyak dioptimasi dalam riset kimia medisinal.
- Pembuatan turunan amida dan asam karboksilat: gugus ester mudah dihidrolisis atau diubah menjadi amida untuk memperluas keragaman struktur senyawa target.
- Bahan awal sintesis heterosiklik: kombinasi fluor dan gugus ester memungkinkan penutupan cincin melalui reaksi substitusi diikuti siklisasi intramolekul yang terarah.
- Penelitian bahan fungsional: cincin aromatik terfluorinasi dipelajari untuk menyesuaikan sifat elektronik, kestabilan termal, dan sifat permukaan bahan skala laboratorium.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk M1879 |
|---|---|
| Nomor CAS | 106614-28-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | ester benzoat terfluorinasi, umumnya berupa cairan; konfirmasi pada label dan CoA lot |
| Penyimpanan | tempat sejuk, kering, berventilasi baik, wadah tertutup rapat sesuai anjuran produsen |
Simpan botol dalam posisi tegak di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber api, panas, serta sinar matahari langsung. Pastikan tutup selalu rapat karena ester aromatik dapat menguap perlahan dan menyerap uap air yang memicu hidrolisis bertahap. Lakukan pemindahan dan penimbangan di dalam lemari asam agar uap tidak terhirup, serta gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Simpan terpisah dari basa kuat, asam kuat, dan bahan pengoksidasi. Tangani tumpahan dengan bahan penyerap inert dan kumpulkan limbahnya ke wadah limbah berlabel sesuai prosedur laboratorium yang berlaku.
—


