Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3637-26-1

3-[[2-(Methacryloyloxy)ethyl]dimethylammonio]propane-1-sulfonate TCI M1971

3-[[2-(Methacryloyloxy)ethyl]dimethylammonio]propane-1-sulfonate TCI M1971

Identitas Kimia

No. CAS
3637-26-1
PubChem
CID 3034140·SID 468592194
Rumus molekul
C11H21NO5S
Berat molekul
279.36 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)(N)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-[dimethyl-[2-(2-methylprop-2-enoyloxy)ethyl]azaniumyl]propane-1-sulfonate
SMILES
CC(=C)C(=O)OCC[N+](C)(C)CCCS(=O)(=O)[O-]
InChIKey
BCAIDFOKQCVACE-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 848.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 848.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1971 3-[[2-(Methacryloyloxy)ethyl]dimethylammonio]propane-1-sulfonate adalah monomer zwitterionik golongan sulfobetain metakrilat yang dalam satu molekul memuat gugus amonium bermuatan positif dan gugus sulfonat bermuatan negatif, ditambah gugus metakrilat yang dapat dipolimerisasi. Di laboratorium ilmu material dan kimia polimer, monomer ini menjadi bahan kunci untuk membangun polimer yang bersifat sangat hidrofilik namun tetap netral secara keseluruhan. Kombinasi muatan berpasangan tersebut memberi polimer hasil sifat permukaan yang khas dan banyak dicari pada pengembangan material yang bersentuhan dengan media berair maupun sistem biologis.

Karakteristik utama yang membuatnya dipilih adalah kemampuan gugus zwitterionik mengikat molekul air dengan sangat kuat, sehingga lapisan polimer yang terbentuk cenderung menahan penempelan protein dan mikroorganisme. Sifat ini menjadi dasar pengembangan pelapis antifouling dan permukaan yang ramah terhadap sistem biologis. Gugus metakrilatnya dapat dipolimerisasi melalui jalur radikal bebas, termasuk teknik polimerisasi terkendali, sehingga peneliti dapat menyusun homopolimer, kopolimer blok, maupun jaringan hidrogel dengan arsitektur yang dirancang. Monomer ini juga menunjukkan perilaku menarik terhadap kekuatan ion larutan, yang kerap dimanfaatkan dalam rancangan material responsif.

Di Indonesia, monomer seperti ini dipakai laboratorium teknik kimia, ilmu material, dan bioteknologi yang mengembangkan membran, hidrogel, pelapis permukaan, serta material biomedis pada tahap penelitian. Kemasan puluhan hingga ratusan gram sesuai untuk kerja polimerisasi yang umumnya membutuhkan bahan lebih banyak dibanding sintesis organik skala miligram. Ketersediaan ukuran bertingkat memudahkan peneliti beralih dari percobaan pendahuluan menuju optimasi formulasi tanpa berganti pemasok bahan.

  • Pengembangan pelapis antifouling: lapisan zwitterionik yang terhidrasi kuat menghambat penempelan protein dan sel sehingga permukaan material tetap bersih lebih lama selama pengujian.
  • Sintesis hidrogel berbasis air: monomer hidrofilik ini membentuk jaringan polimer berkadar air tinggi yang berguna untuk kajian material lunak dan sistem penghantaran.
  • Modifikasi permukaan membran: pencangkokan polimer sulfobetain menurunkan kecenderungan penyumbatan membran sehingga kinerja pemisahan lebih stabil selama pengujian berkepanjangan.
  • Kopolimerisasi terkendali: gugus metakrilat kompatibel dengan teknik polimerisasi radikal terkendali sehingga peneliti dapat merancang kopolimer blok dengan komposisi dan panjang rantai terukur.
  • Material responsif kekuatan ion: perilaku polimer zwitterionik terhadap kadar garam dimanfaatkan untuk mempelajari material yang berubah sifat mengikuti kondisi lingkungan larutan.

Dari brosur TCI

  • Polimer dengan penyerapan protein rendah
  • Hidrogel
  • Sensor substansi biologis

Merek TCI
Nomor CAS 3637-26-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 25 g dan 100 g
Bentuk fisik umumnya padatan; konfirmasikan pada label dan sertifikat analisis batch
Penyimpanan tempat sejuk, kering, gelap, jauh dari panas karena bersifat dapat berpolimerisasi

Sebagai monomer metakrilat, bahan ini berpotensi mengalami polimerisasi dini bila terkena panas, cahaya, atau kontaminan, sehingga simpanlah dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap sesuai anjuran suhu pada label. Jauhkan dari sumber panas, percikan api, serta bahan pengoksidasi dan pemicu radikal. Gunakan spatula bersih dan kering, hindari mengembalikan sisa bahan ke wadah induk, dan tutup rapat segera setelah pengambilan. Kenakan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium, bekerja di ruang berventilasi baik, serta baca lembar data keselamatan bahan sebelum penanganan.

  • Yuan dkk. (2006). Synthesis of Biocompatible Poly[2-(methacryloyloxy)ethyl phosphorylcholine]-Coated Magnetite Nanoparticles. Langmuir doi:10.1021/la061834j
  • Thompson dkk. (2009). Preparation of Biocompatible Sterically Stabilized Latexes Using Well-Defined Poly(2-(methacryloyloxy)ethyl phosphorylcholine) Macromonomers. Langmuir doi:10.1021/la903567q
  • Edmondson dkk. (2010). Co-Nonsolvency Effects for Surface-Initiated Poly(2-(methacryloyloxy)ethyl phosphorylcholine) Brushes in Alcohol/Water Mixtures. Langmuir doi:10.1021/la904346j

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.