Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 62723-61-9

2-[[2-(Methacryloyloxy)ethyl]dimethylammonio]acetate TCI M3185

2-[[2-(Methacryloyloxy)ethyl]dimethylammonio]acetate TCI M3185

Identitas Kimia

No. CAS
62723-61-9
PubChem
CID 11806082·SID 468592322
Rumus molekul
C10H17NO4
Berat molekul
215.25 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-[dimethyl-[2-(2-methylprop-2-enoyloxy)ethyl]azaniumyl]acetate
SMILES
CC(=C)C(=O)OCC[N+](C)(C)CC(=O)[O-]
InChIKey
UZMZRFVLRULBOV-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.650.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.650.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-[[2-(Methacryloyloxy)ethyl]dimethylammonio]acetate dengan nomor CAS 62723-61-9 adalah monomer zwitterionik dari TCI yang termasuk kelompok karboksibetain metakrilat. Molekul ini membawa gugus metakrilat yang dapat dipolimerisasi melalui jalur radikal bebas, dihubungkan oleh rantai etilen ke pusat amonium kuaterner bermuatan positif yang berpasangan dengan gugus karboksilat bermuatan negatif dalam satu molekul yang sama. Di laboratorium ilmu material dan penelitian polimer, monomer ini digunakan untuk membuat permukaan, hidrogel, dan lapisan polimer yang sangat hidrofilik serta dikenal memiliki sifat menolak penempelan protein dan sel.

Sifat yang membuat monomer ini dicari adalah karakter zwitterionik yang menghasilkan muatan total netral namun berinteraksi sangat kuat dengan molekul air melalui ikatan elektrostatik. Lapisan hidrasi rapat yang terbentuk inilah yang menjadi dasar perilaku antipenempelan pada material hasil polimerisasinya. Gugus metakrilat pada ujung molekul membuatnya kompatibel dengan berbagai teknik polimerisasi radikal yang sudah lazim di laboratorium, termasuk polimerisasi radikal terkendali untuk pembuatan sikat polimer dari permukaan substrat. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai dengan pola pemakaian monomer khusus yang biasanya dipakai dalam jumlah kecil untuk melapisi permukaan atau menyiapkan kopolimer uji.

Laboratorium biomaterial, teknik kimia, dan rekayasa membran di Indonesia semakin banyak meneliti permukaan antipenempelan, baik untuk kajian biokompatibilitas maupun untuk mengurangi penyumbatan membran filtrasi. Monomer betain seperti ini menjadi bahan kunci dalam penelitian tersebut dan umumnya sulit disiapkan sendiri di laboratorium biasa. Kemasan gram memungkinkan kelompok riset menjalankan beberapa rangkaian percobaan pelapisan dan karakterisasi permukaan secara memadai.

  • Pembuatan lapisan antipenempelan protein: dipakai karena polimer zwitterionik membentuk lapisan hidrasi rapat yang menghambat adsorpsi protein pada permukaan material uji.
  • Penelitian biomaterial dan biokompatibilitas: dimanfaatkan melapisi substrat implan model atau perangkat medis eksperimental agar interaksi dengan komponen biologis dapat dikaji secara terkendali.
  • Modifikasi membran filtrasi: digunakan untuk meningkatkan sifat hidrofilik permukaan membran sehingga penelitian pengurangan fouling dapat dilakukan dengan bahan modifikasi yang jelas identitasnya.
  • Sintesis hidrogel dan kopolimer hidrofilik: berperan sebagai komonomer yang menyumbang kemampuan menahan air tinggi pada jaringan polimer yang dibentuk peneliti.
  • Polimerisasi radikal terkendali dari permukaan: cocok untuk menumbuhkan sikat polimer zwitterionik karena gugus metakrilatnya kompatibel dengan teknik ATRP maupun RAFT yang umum dipakai.

Dari brosur TCI

  • Polimer dengan penyerapan protein rendah
  • Misel biokompatibel
  • Sensor substansi biologis

Merek TCI
Nomor CAS 62723-61-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan (rujuk label dan dokumen mutu lot yang menyertai kemasan)
Penyimpanan simpan dingin, kering, terlindung cahaya; monomer sebaiknya tidak dibiarkan pada suhu ruang dalam waktu lama

Sebagai monomer metakrilat, bahan ini sebaiknya disimpan dingin dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya, dan jauh dari sumber panas maupun percikan api untuk mencegah polimerisasi yang tidak dikehendaki selama penyimpanan. Hindari kontak dengan inisiator radikal, peroksida, dan bahan pengoksidasi kuat. Karena senyawa betain bersifat sangat higroskopis, simpan di dalam desikator dan biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada padatan yang dingin. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di area berventilasi baik karena monomer akrilat umumnya dapat menimbulkan sensitisasi kulit. Kumpulkan sisa monomer dan larutan bekas sebagai limbah kimia terpisah.

  • Asif dkk. (2021). Contrived approach to novel antibacterial poly(vinyl acetate-co-[2-(methacryloyloxy)ethyl]trimethylammonium chloride) and poly(vinyl acetate-co-[vinylbenzyl]trimethylammonium chloride) via RAFT polymerization with multi-characterization. Journal of Polymer Research doi:10.1007/s10965-021-02812-7
  • Yu dkk. (2013). ATRP synthesis of poly(2-(methacryloyloxy)ethyl choline phosphate): a multivalent universal biomembrane adhesive. Chemical Communications doi:10.1039/c3cc41895b
  • Khutoryanskiy dkk. (2002). Polycomplexes of Bovine Serum Albumin with Poly[2-Methacryloyloxy) Ethyl]Trimethyl Ammonium Chloride. Eurasian Chemico-Technological Journal doi:10.18321/ectj534

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.