Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 6164-79-0

Methyl 2-Pyrazinecarboxylate TCI M2015

Methyl 2-Pyrazinecarboxylate TCI M2015

Identitas Kimia

No. CAS
6164-79-0
PubChem
CID 72662·SID 87561173
Rumus molekul
C6H6N2O2
Berat molekul
138.12 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl pyrazine-2-carboxylate
SMILES
COC(=O)C1=NC=CN=C1
InChIKey
TWIIRMSFZNYMQE-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.458.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.458.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Methyl 2-Pyrazinecarboxylate dengan nomor CAS 6164-79-0 adalah ester metil dari asam pirazinakarboksilat, tersusun atas cincin pirazin yang mengandung dua atom nitrogen berhadapan serta satu gugus ester pada posisi dua. Senyawa ini digolongkan sebagai building block heterosiklik karena menyediakan inti pirazin yang siap dimodifikasi lebih lanjut. Cincin pirazin banyak dijumpai pada molekul bioaktif maupun senyawa aroma, sehingga turunan sederhana seperti ester ini menjadi bahan awal yang praktis dan ekonomis bagi berbagai program sintesis di laboratorium kimia organik.

Keunggulan utama senyawa ini adalah reaktivitas gugus esternya yang terkendali dan mudah diarahkan. Ester dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat, diaminolisis langsung menjadi amida, direduksi menjadi alkohol, atau direaksikan dengan hidrazin untuk menghasilkan hidrazida yang menjadi gerbang menuju berbagai heterosiklik lain. Cincin pirazin yang miskin elektron juga memengaruhi reaktivitas gugus ester sehingga reaksi aminolisis sering berjalan lebih mudah dibanding ester aromatik biasa. Selain itu, kedua atom nitrogen pada cincin dapat berperan sebagai situs koordinasi logam, membuka peluang pemanfaatan dalam kimia koordinasi dan penelitian material berbasis kompleks logam.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak dipakai pada riset sintesis obat antituberkulosis, penelitian heterosiklik, serta pengembangan senyawa aroma dan perisa. Tersedianya kemasan 5 gram dan 25 gram memberi pilihan sesuai skala kerja: ukuran kecil untuk percobaan awal dan optimasi, sedangkan ukuran besar untuk kegiatan sintesis berulang, praktikum kelas besar, atau proyek penelitian jangka panjang yang membutuhkan pasokan bahan konsisten.

  • Sintesis amida pirazin: gugus ester bereaksi langsung dengan amina sehingga peneliti memperoleh turunan amida tanpa perlu tahap aktivasi asam terlebih dahulu.
  • Pembuatan hidrazida dan heterosiklik lanjutan: reaksi dengan hidrazin menghasilkan intermediet penting menuju oksadiazol, triazol, dan sistem cincin terkait lainnya.
  • Riset senyawa antimikroba: kerangka pirazin dikenal pada beberapa obat penting sehingga senyawa ini menjadi titik awal penapisan turunan baru.
  • Kimia koordinasi: kedua nitrogen cincin dapat mengikat pusat logam sehingga senyawa dipakai sebagai prekursor ligan dalam penelitian kompleks logam.
  • Penelitian senyawa aroma: turunan pirazin berperan pada profil aroma sehingga ester ini dipakai sebagai bahan awal sintesis pada riset flavor.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 6164-79-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan

Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat serta sumber uap air karena gugus ester dapat terhidrolisis perlahan bila terpapar kelembapan. Wadah kaca bertutup ulir merupakan pilihan yang sesuai, dan penyimpanan dalam desikator dianjurkan bila kelembapan ruangan tinggi seperti yang lazim terjadi di banyak daerah di Indonesia. Gunakan spatula bersih dan kering saat menimbang, lalu segera tutup kembali botol. Kenakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pelindung, serta hindari menghirup debu bahan. Rujuk lembar data keselamatan sebelum penggunaan.

—