Methyl (4-Chlorophenyl)acetate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari gugus ester dan gugus kloro pada cincin fenil, menjadikannya sangat relevan dalam reaksi kimia seperti hidrolisis, esterifikasi, dan reaksi substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang memiliki aplikasi dalam farmakologi, bahan kimia industri, dan penelitian lingkungan.
Karena sifat kimianya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, Methyl (4-Chlorophenyl)acetate menjadi pilihan yang populer dalam laboratorium. Senyawa ini memiliki daya reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga dapat berperan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa kompleks. Selain itu, senyawa ini mudah tersedia dalam berbagai ukuran kemasan, memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan bahan kimia. Banyak institusi pendidikan dan penelitian mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku dengan struktur tertentu. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan gugus kloro pada cincin fenil
- Reaksi esterifikasi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Penelitian tentang efek kimia pada lingkungan dan bahan kimia
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 52449-43-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Methyl (4-Chlorophenyl)acetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan atau oksigen. Bahan ini tidak beracun dalam bentuk murni, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—
