3-Methylxanthine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik dan sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur dasar yang mirip dengan kafein dan theobromin, sehingga menjadi bahan penting dalam penelitian farmakologi dan kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
3-Methylxanthine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Senyawa ini juga dapat bereaksi dengan berbagai reaktan kimia untuk membentuk senyawa baru dengan struktur kompleks. Keistimewaan utamanya adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai donor elektron dalam reaksi kimia tertentu, yang membuatnya sangat diminati dalam penelitian.
Di lingkungan laboratorium Indonesia, 3-Methylxanthine digunakan secara luas dalam penelitian ilmu farmasi, kimia organik, dan biokimia. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya, kualitasnya, dan kemampuannya untuk digunakan dalam berbagai eksperimen yang memerlukan bahan baku kimia yang stabil dan dapat diandalkan.
Brosur TCI (PDF)
- Alkaloids 2025-10-10 · hal. 7
- Nucleosides, Nucleotides, Nucleic Acids and Related Reagents 2026-03-23 · hal. 10
- Bahan baku sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan struktur heterosiklik
- Komponen utama dalam penelitian tentang efek biologis senyawa xantin
- Bahan untuk uji aktivitas antioksidan dalam lingkungan kimia organik
- Alat bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan donor elektron stabil
- Komponen dalam studi interaksi senyawa dengan enzim tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1076-22-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
3-Methylxanthine harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan tinggi. Bahan ini bersifat kimia stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penanganan yang tepat akan memastikan keamanan dan kualitas bahan selama proses eksperimen.
- Lesser dkk. (1999). Modification of Subcutaneous Adipose Tissue by a Methylxanthine Formulation: A Double-Blind Controlled Study. Dermatologic Surgery doi:10.1046/j.1524-4725.1999.08243.x
- &NA; (1993). Quinolone and methylxanthine interactions may be predicted. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-199304760-00005
- Trier (2015). 5. 7‐methylxanthine treatment. Acta Ophthalmologica doi:10.1111/j.1755-3768.2015.0079
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
