TCI D5696 1,7-Dimethylxanthine adalah senyawa alkaloid golongan xantina yang dikenal luas sebagai paraxanthine, yaitu metabolit utama kafeina di dalam tubuh manusia. Bahan ini disediakan dalam bentuk zat murni berskala reagen sehingga dapat diperlakukan sebagai bahan acuan (reference material) di laboratorium biokimia, farmakologi, dan kimia analitik. Peranannya di meja kerja sangat spesifik: ia menjadi pembanding identitas dan pembanding kuantitas ketika peneliti perlu memastikan bahwa puncak yang muncul pada kromatogram benar-benar berasal dari paraxanthine, bukan dari kafeina, teofilina, maupun teobromina yang struktur dasarnya sangat mirip.
Karakteristik yang membuat senyawa ini dipilih adalah kedudukan gugus metil pada posisi 1 dan 7 dari inti xantina, yang menghasilkan pola serapan ultraviolet dan pola fragmentasi spektrometri massa yang khas dan dapat dibedakan dari isomer dimetilxantina lainnya. Sebagai padatan alkaloid, bahan ini stabil untuk ditimbang dan dilarutkan menjadi larutan induk, sehingga memudahkan pembuatan deret kalibrasi bertingkat. Kejelasan identitas inilah yang membuatnya bernilai: satu senyawa pembanding yang benar jauh lebih menentukan mutu data daripada banyak sekali pengulangan pengukuran tanpa acuan yang sahih.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini umum dipakai pada riset metabolisme kafeina di perguruan tinggi farmasi, kajian farmakokinetika pada laboratorium bioanalisis, serta pengembangan metode analisis pada laboratorium pengujian pangan dan minuman. Kemasan kecil 25 mg dan 100 mg sangat sesuai dengan pola pemakaian standar analitik yang hanya membutuhkan jumlah sedikit per satu seri kalibrasi, sehingga anggaran bahan tetap terkendali dan risiko bahan menua sebelum habis dapat ditekan.
Brosur TCI (PDF)
- Alkaloids 2025-10-10 · hal. 7
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 3
- Standar pembanding kromatografi cair kinerja tinggi, karena identitasnya pasti sehingga waktu retensi dan spektrum serapannya dapat dijadikan acuan penegasan puncak analit.
- Pembuatan kurva kalibrasi analisis metabolit kafeina, sebab senyawa murni berskala reagen memungkinkan penimbangan teliti dan pengenceran bertingkat yang menghasilkan deret konsentrasi terukur.
- Kajian metabolisme dan farmakokinetika in vitro, karena paraxanthine merupakan metabolit dominan kafeina sehingga wajib tersedia sebagai pembanding pada percobaan mikrosom hati.
- Validasi metode bioanalisis dalam matriks plasma atau urin, sebab uji perolehan kembali dan uji selektivitas menuntut penambahan senyawa target berkadar diketahui.
- Penelitian reseptor adenosin dan aktivitas biologis turunan xantina, karena struktur dimetilxantina ini menjadi pembanding aktivitas terhadap kafeina dan teofilina.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 611-59-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids |
| Ukuran kemasan | 25 mg dan 100 mg |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk kristalin |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label serta SDS produsen |
Simpan wadah asli dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan jauh dari sinar matahari langsung, mengikuti kondisi penyimpanan yang tertera pada label serta lembar data keselamatan bahan. Gunakan wadah kaca berwarna gelap atau vial tertutup septum untuk larutan induk, dan beri label berisi nama senyawa, pelarut, tanggal pembuatan, serta inisial pembuat. Biarkan wadah dingin mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada padatan. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam atau timbangan bersungkup, memakai sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, karena bahan ini ditujukan untuk penggunaan laboratorium dan bukan untuk konsumsi. Hindari menghirup debu halus dan bersihkan tumpahan dengan lap lembap.
- Itahara (1999). NMR Study of Stacking Interactions between Thymine and 1,3-Dimethylxanthine Rings. Supramolecular Chemistry doi:10.1080/10610279908559285
- Perry dkk. (1990). Energy transfer between 1,3-dimethylxanthine and europium(III) in aqueous solution. Analytica Chimica Acta doi:10.1016/s0003-2670(00)83929-x
- Sun dkk. (2024). Scalable, Chromatography-Free Synthesis of 1,7-dimethylxanthine. Letters in Organic Chemistry doi:10.2174/0115701786269449231116062157
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
