2-Methoxyethyl Methacrylate (stabilized with MEHQ) adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium terkait sintesis polimer dan molekul makromolekul. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaksi polimerisasi untuk menghasilkan senyawa dengan sifat mekanik dan kimia yang sangat menarik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai monomer dasar untuk produksi bahan komposit, pelapis, dan bahan polimer berbasis metakrilat.
Karena telah stabil dengan MEHQ (monomethylhydroquinone), bahan ini memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap oksidasi dan degradasi, sehingga memperpanjang masa simpan dan meningkatkan konsistensi hasil eksperimen. Sifat kimia dan fisiknya yang stabil membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian polimer dan reaksi kimia yang memerlukan stabilitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian material, kimia organik, dan teknologi bahan. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis polimer, modifikasi permukaan, dan pengembangan bahan baru.
- Sintesis polimer metakrilat untuk pengembangan bahan komposit
- Pembuatan pelapis dan bahan polimer berbasis metakrilat
- Penelitian tentang sifat mekanik dan kimia bahan polimer
- Modifikasi permukaan bahan untuk aplikasi industri
- Pengembangan bahan baru dalam bidang teknologi material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6976-93-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan sumber panas. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penyimpanan dan penggunaan, harus diperhatikan kehati-hatian dalam penggunaan untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Kumaki (2024). In Situ Real-Time Atomic Force Microscopy Observations of Chain Mobility at Polymer/Water Interfaces of Poly(methyl methacrylate), Poly(2-hydroxyethyl methacrylate), and Poly(2-methoxyethyl methacrylate) Films in Water. Langmuir doi:10.1021/acs.langmuir.3c03699
- Parthiban dkk. (2025). Synthesis and characterization of thermal properties of poly(p-cumylphenyl methacrylate-co-methoxyethyl methacrylate) copolymers. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2024.140890
- Meena dkk. (2017). Microbial Screening of Thermally stable N-Vinyl Carbazole-co-Methoxyethyl methacrylate Copolymers: Synthesis and Characterization. Asian Journal of Research in Chemistry doi:10.5958/0974-4150.2017.00123.7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
