Pentafluorobenzyl Methacrylate (PFBM) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang ilmu material dan polimer. Bahan ini sering ditemukan dalam reaksi polimerisasi untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu, seperti ketahanan terhadap panas dan reaktivitas yang tinggi. Sebagai monomer, PFBM berperan sebagai bahan dasar dalam pembuatan polimer yang memiliki aplikasi luas, termasuk dalam bidang industri, farmasi, dan teknologi material.
PFBM memiliki struktur kimia yang kompleks dengan kandungan fluor yang tinggi, sehingga memberikan sifat unik seperti ketahanan terhadap lingkungan kimia dan kestabilan termal. Bahan ini stabil dalam kondisi tertentu, terutama setelah ditambahkan stabilisator seperti BHT (Butylated Hydroxytoluene). Stabilisasi ini memperpanjang masa simpan dan menjaga kualitas senyawa selama proses penyimpanan dan penggunaan.
Dalam laboratorium Indonesia, PFBM digunakan sebagai bahan baku dalam penelitian polimer dan material inovatif. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian di bidang kimia, teknik, dan ilmu material, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian yang fokus pada pengembangan bahan baru.
- Pengembangan polimer dengan sifat tahan panas dan kimia untuk aplikasi industri
- Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa fluorinasi dalam lingkungan kimia
- Pembuatan bahan komposit yang memiliki kekuatan mekanik tinggi dan ketahanan terhadap korosi
- Uji karakteristik reaksi polimerisasi untuk memahami mekanisme pembentukan polimer
- Penelitian tentang aplikasi bahan fluorinasi dalam industri farmasi dan obat-obatan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 114859-23-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk atau kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Pentafluorobenzyl Methacrylate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan kering, serta jauh dari sumber panas dan cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang sensitif, sehingga perlu ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Simpan di tempat yang sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitas dan stabilitas senyawa. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan ventilasi yang cukup saat penggunaan.
- Noy dkk. (2017). Para-Fluoro Postpolymerization Chemistry of Poly(pentafluorobenzyl methacrylate): Modification with Amines, Thiols, and Carbonylthiolates. Macromolecules doi:10.1021/acs.macromol.7b01603
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
