Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 83919-23-7

Mometasone Furoate TCI M2354

Mometasone Furoate TCI M2354
Harga reguler Rp 1.961.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.961.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M2354 Mometasone Furoate adalah senyawa kortikosteroid sintetik golongan glukokortikoid yang disediakan sebagai reagen riset farmasi untuk keperluan eksperimen laboratorium. Bahan ini tergolong dalam kategori Life Science, khususnya pada kelompok biokimia dan reagen untuk penelitian farmasi. Di laboratorium, senyawa ini umumnya digunakan sebagai standar rujukan maupun bahan uji dalam penelitian yang mempelajari aktivitas reseptor glukokortikoid, jalur sinyal antiinflamasi, serta evaluasi respons sel terhadap paparan kortikosteroid pada tingkat molekuler dan seluler.

Karakteristik yang membuat mometasone furoate dipilih oleh peneliti adalah strukturnya yang merupakan ester furoat dari kortikosteroid, sehingga memberikan sifat lipofilik yang relatif tinggi dibandingkan bentuk bebasnya. Sifat ini memengaruhi kelarutannya dalam pelarut organik seperti dimetil sulfoksida dan etanol, sehingga memudahkan penyiapan larutan induk untuk uji berbasis sel. Sebagai produk TCI, bahan ini disuplai dalam bentuk padatan yang identitasnya diverifikasi, sehingga hasil percobaan lebih mudah direproduksi antar-batch maupun antar-laboratorium.

Di lingkungan laboratorium Indonesia, reagen ini banyak digunakan pada kelompok riset farmasi di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan formulasi, serta unit penelitian dan pengembangan industri farmasi. Kemasan 200 mg dan 1 g memberikan pilihan bagi laboratorium yang menjalankan skrining skala kecil maupun yang memerlukan pasokan untuk rangkaian percobaan berulang dalam periode panjang, tanpa harus memesan ulang terlalu sering.

  • Studi aktivasi reseptor glukokortikoid, karena senyawa ini merupakan agonis kortikosteroid yang banyak dipakai untuk menelusuri respons transkripsional sel terhadap stimulasi steroid.
  • Uji antiinflamasi berbasis kultur sel, sebab mometasone furoate dapat digunakan sebagai pembanding positif saat mengukur penurunan ekspresi mediator inflamasi pada model sel.
  • Penelitian formulasi sediaan topikal dan inhalasi, mengingat sifat lipofilik ester furoat memengaruhi pelepasan zat aktif dari matriks pembawa yang sedang dikembangkan.
  • Pengembangan metode analisis kromatografi, karena bahan dengan identitas terverifikasi ini cocok dijadikan bahan rujukan saat menyusun dan memvalidasi metode pemisahan.
  • Kajian metabolisme dan stabilitas senyawa steroid, sebab gugus ester pada strukturnya menjadi titik perhatian saat mempelajari jalur hidrolisis dan degradasi di dalam sistem biologis.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 83919-23-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)
Ukuran kemasan 200 mg dan 1 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan mometasone furoate dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, diletakkan di tempat sejuk, kering, serta terlindung dari cahaya langsung. Gunakan wadah kaca berwarna gelap atau tempat penyimpanan yang tidak tembus cahaya bila bahan perlu dipindahkan. Karena termasuk senyawa aktif secara farmakologis, penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam atau timbangan tertutup untuk menghindari penyebaran serbuk halus. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata selama penanganan, serta hindari menghirup debu. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun di dalamnya.

  • Tiplica dkk. (2009). Mometasone furoate 0.1% and salicylic acid 5% vs. mometasone furoate 0.1% as sequential local therapy in psoriasis vulgaris. Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology doi:10.1111/j.1468-3083.2009.03214.x
  • Case Medical Research (2020). Comparative Study:Topison (Mometasone Furoate) Versus Two Others Mometasone Furoates. Case Medical Research doi:10.31525/ct1-nct04271007
  • Kosoglou dkk. (2013). Comparison of the systemic bioavailability of mometasone furoate after oral inhalation from a mometasone furoate/formoterol fumarate metered-dose inhaler versus a mometasone furoate dry-powder inhaler in patients with chronic obstructive pulmonary disease. International Journal of Chronic Obstructive Pulmonary Disease doi:10.2147/copd.s36592

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.