3-Methyladenine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori nukleosida dan merupakan salah satu komponen penting dalam studi biokimia dan molekuler. Bahan ini digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam penelitian tentang metabolisme nukleotida dan interaksi molekuler dalam sel. Sebagai salah satu derivat adenin, 3-Methyladenine memiliki struktur kimia yang unik dan dapat digunakan sebagai substrat atau inhibitor dalam reaksi enzimatik tertentu. Karena sifatnya yang spesifik, senyawa ini sering dipakai dalam pengujian aktivitas enzim dan dalam pengembangan obat serta senyawa biokimia lainnya.
3-Methyladenine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap paparan panas dan sinar UV. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses pemisahan dan analisis dalam laboratorium. Karena kemurniannya yang tinggi dan kestabilannya dalam kondisi tertentu, 3-Methyladenine menjadi pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan presisi dan akurasi.
Di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam laboratorium riset biomedis, farmasi, dan bioteknologi. Peneliti lokal sering memanfaatkan 3-Methyladenine untuk studi tentang mekanisme kerja enzim dan pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi terapi. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang didukung oleh lembaga penelitian nasional, seperti LIPI dan LIPI-terkait.
Brosur TCI (PDF)
- Organoid Research Reagents 2025-09-11 · hal. 4
- Nucleosides, Nucleotides, Nucleic Acids and Related Reagents 2026-03-23 · hal. 9
- Penelitian tentang metabolisme nukleotida dan interaksi molekuler dalam sel
- Pengujian aktivitas enzim yang terkait dengan proses sintesis dan degradasi nukleotida
- Pengembangan senyawa biokimia sebagai substrat atau inhibitor dalam reaksi kimia tertentu
- Studi tentang efek toksikologi dan mekanisme kerja senyawa pada sistem biologis
- Penggunaan dalam sintesis senyawa kompleks untuk aplikasi farmakologis dan terapi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5142-23-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides |
| Ukuran kemasan | 200mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3-Methyladenine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Karena sifatnya yang sensitif terhadap panas dan sinar UV, penting untuk menghindari paparan berlebihan selama penyimpanan dan penggunaan. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang terkontrol, seperti lemari pendingin atau ruang laboratorium dengan sistem pengatur suhu. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko kontak langsung.
- Nguyen dkk. (2017). Interfacial structures of 1-methyladenine, 3-methyladenine, 7-methyladenine, and 9-methyladenine on gold nanoparticles by Raman spectroscopy. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2016.08.066
- Zielenkiewicz (2000). Enthalpies of Sublimation and Vapor Pressures of Adenine, 1-Methyladenine, 2-Methyladenine, 3-Methyladenine, and 8-Methyladenine. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je000034m
- YAMAGATA dkk. (1994). Model for a Recognition of 3-Methyladenine by 3-Methyladenine DNA Glycosylase: The Stacking Interaction between 3-Methyladenine and Indole Rings.. Chemical and Pharmaceutical Bulletin doi:10.1248/cpb.42.2385
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

