Methyl DL-Pyroglutamate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam bidang peptida. Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik, dengan gugus karboksilat yang dapat berpartisipasi dalam reaksi kimia kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis peptida, pengujian aktivitas biologis, dan penelitian tentang interaksi molekuler.
Karena sifat kimianya yang stabil dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai molekul, Methyl DL-Pyroglutamate menjadi pilihan yang tepat untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas terkendali. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penyiapan larutan. Karena ketersediaannya dan sifatnya yang mudah diatur, senyawa ini sangat diminati oleh peneliti di berbagai bidang ilmu.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Methyl DL-Pyroglutamate sering digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini mendukung pengembangan obat baru, studi tentang mekanisme biologis, serta eksperimen terkait modifikasi peptida. Ketersediaan produk ini di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen secara mandiri tanpa harus mengimpor bahan dari luar negeri.
- Sintesis peptida untuk studi struktur dan fungsi protein
- Pengujian aktivitas biologis senyawa kimia dalam farmakologi
- Penelitian interaksi molekuler dalam bidang biokimia
- Eksperimen kimia organik untuk pengembangan senyawa baru
- Analisis komponen kimia dalam sampel biologis dan lingkungan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 54571-66-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Methyl DL-Pyroglutamate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang tidak beracun, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di ruangan dengan suhu stabil dan kering, serta dijauhkan dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif.
- CAULIEZ dkk. (1991). ChemInform Abstract: Studies on Pyrrolidones. Convenient Syntheses of Methyl (III), Methyl N‐Methyl‐ (V) and Methyl N‐Methoxymethyl‐pyroglutamate (VII).. ChemInform doi:10.1002/chin.199150139
- Ghinet dkk. (2010). Studies on pyrrolidinones. On the application of copper-catalyzed arylation of methyl pyroglutamate to obtain a new benzo[de]quinoline scaffold. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2009.10.103
- Huebner dkk. (2007). Three‐Component Reactions with (S)‐Methyl Pyroglutamate: An Efficient Way to Diversely Substituted Asymmetric Amidocyclohexenes.. ChemInform doi:10.1002/chin.200740033
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
