Mizolastine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biofarmaka. Sebagai reagen untuk eksperimen, bahan ini memiliki peran penting dalam pengembangan obat dan uji aktivitas biologis. Mizolastine termasuk dalam kategori antihistamin, yang berfungsi menghambat reseptor histamin H1, sehingga sering digunakan dalam penelitian tentang alergi dan reaksi imun. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada penelitian obat, terutama untuk pengujian efektivitas dan mekanisme kerja senyawa baru.
Mizolastine memiliki sifat kimia stabil dan mudah terlarut dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk berbagai jenis eksperimen, baik dalam sintesis senyawa maupun uji aktivitas biologis. Karena sifatnya yang tidak beracun dan memiliki tingkat keamanan yang baik, bahan ini sering dipilih dalam penelitian yang memerlukan penggunaan bahan kimia yang aman. Selain itu, kemurnian tinggi dari reagen ini memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan.
Di laboratorium Indonesia, Mizolastine digunakan dalam berbagai penelitian farmakologi, terutama untuk pengujian efek farmakologis dan mekanisme kerja senyawa antihistamin. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian tentang penyakit alergi dan pengembangan obat baru. Karena kehandalannya dalam eksperimen, Mizolastine menjadi pilihan utama para peneliti di berbagai institusi riset di Indonesia.
- Penelitian pengembangan obat antihistamin untuk pengobatan alergi
- Uji aktivitas biologis senyawa baru dalam penelitian farmakologi
- Sintesis senyawa kimia yang memerlukan bahan reaktif stabil
- Pengujian efek farmakologis pada model eksperimental hewan
- Analisis kandungan senyawa dalam produk farmasi untuk validasi kualitas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 108612-45-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
Mizolastine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Wadah yang tepat adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifatnya yang tidak beracun, penanganan tidak terlalu rumit, tetapi tetap perlu diikuti protokol keselamatan laboratorium untuk mencegah kontaminasi atau kecelakaan.
- &NA; (1999). Mizolastine launched in France. Inpharma Weekly doi:10.2165/00128413-199911850-00049
- &NA; (2007). Mizolastine. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-200711600-00064
- &NA; (1996). Mizolastine effective in allergic rhinitis. Inpharma Weekly doi:10.2165/00128413-199610280-00017
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
