4-(2-Methoxyphenyl)butyric Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks, termasuk senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Sebagai sebuah building block, senyawa ini memungkinkan peneliti untuk membangun struktur molekuler yang lebih kompleks melalui reaksi seperti esterifikasi, amidasi, atau reaksi substitusi.
Karakteristik utama dari 4-(2-Methoxyphenyl)butyric Acid adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki kelompok methoxy yang memberikan sifat elektron donor, sehingga memengaruhi reaktivitas dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya. Keberagaman aplikasinya membuat senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk dalam pengembangan senyawa baru, modifikasi molekul, dan studi tentang reaktivitas kimia. Bahan ini sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian yang fokus pada bidang kimia organik dan farmasi.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa aromatik dalam reaksi substitusi
- Penelitian tentang reaktivitas kimia dalam kondisi tertentu
- Pengembangan bahan kimia industri untuk aplikasi komersial
- Modifikasi molekul untuk aplikasi dalam bidang material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 33209-75-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal atau serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-(2-Methoxyphenyl)butyric Acid harus disimpan dalam wadah kedap udara untuk mencegah kelembapan dan oksidasi. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan masker dan sarung tangan disarankan saat menangani bahan ini.
—
