Butyric Acid (Asam Butirat) adalah senyawa organik yang memiliki rumus kimia C₄H₈O₂ dan nomor CAS 107-92-6. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks dan dalam analisis komponen kimia. Sebagai salah satu asam karboksilat sederhana, butyric acid memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, asam ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan ester, asam lemak, dan senyawa lain yang memiliki aplikasi luas dalam industri farmasi, kosmetik, dan pangan.
Butyric acid memiliki aroma khas yang tajam dan terkadang disebut sebagai bahan yang memiliki aroma "kotor" atau "busuk". Meski aroma ini cukup menyengat, keberadaannya dalam laboratorium tidak diragukan karena kemurniannya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks. Bahan ini juga memiliki titik didih yang relatif tinggi dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam penggunaannya dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, butyric acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya, kualitasnya, dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang relevan dengan kebutuhan penelitian lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents 2026-05-21 · hal. 3
- Lipids 2025-12-17 · hal. 4
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 40
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 63
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan asam karboksilat sebagai bahan baku
- Pembuatan ester yang digunakan dalam industri kosmetik dan farmasi
- Analisis komponen kimia dalam sampel organik untuk menentukan kandungan asam lemak
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi esterifikasi dan hidrolisis
- Penelitian tentang sifat kimia dan struktur molekul senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 107-92-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
Butyric acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena memiliki aroma yang tajam, wadahnya harus ditempatkan di area yang terpisah dari area kerja utama untuk menghindari paparan yang tidak perlu. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang memiliki sistem ventilasi yang memadai. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker wajah sangat dianjurkan untuk meminimalkan risiko kontak langsung dengan bahan ini.
- Sewnarain dkk. (2002). Isobaric Vapor−Liquid Equilibria for the Systems Propionic Acid + Butyric Acid, Isobutyric Acid + Butyric Acid, Butyric Acid + Isovaleric Acid, and Butyric Acid + Hexanoic Acid at 14 kPa. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je0102412
- Iwarere dkk. (2014). Vapour–liquid equilibrium of carboxylic acid–alcohol binary systems: 2-Propanol+butyric acid, 2-butanol+butyric acid and 2-methyl-1-propanol+butyric acid. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2014.07.025
- Juffrie dkk. (2020). IRON-FORTIFIED SYNBIOTIC FERMENTED MILK WITH TEMPEH EXTRACT TO ENHANCES PROPIONIC ACID, BUTYRIC ACID, AND NON-PATHOGEN MICROBIOME IN ANEMIC WISTAR RAT. Media Gizi Mikro Indonesia doi:10.22435/mgmi.v11i2.2694
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








