Stearic Acid atau asam stearat dari TCI adalah asam lemak jenuh rantai lurus dengan delapan belas atom karbon. Asam lemak ini termasuk yang paling banyak ditemukan di alam, terutama dalam lemak hewani dan minyak nabati seperti minyak sawit dan mentega kakao. Di laboratorium, asam stearat adalah building block non-heterosiklik yang serbaguna. Bahan ini dipakai sebagai bahan awal sintesis ester, amida, dan garam logam, sebagai standar analisis lipid, dan sebagai agen permukaan dalam riset material dan nanoteknologi.
Asam stearat dipilih karena rantai alkilnya panjang, jenuh, dan stabil terhadap oksidasi dibanding asam lemak tak jenuh. Gugus karboksilatnya mudah diubah menjadi berbagai turunan. Rantai hidrofobiknya memberi sifat pelumas, pembentuk lapisan tipis, dan pengatur kristalisasi. Dalam sintesis nanopartikel, asam stearat sering dipakai sebagai ligan penutup permukaan agar partikel tetap terdispersi dalam pelarut nonpolar. Sifat amfifiliknya juga berguna untuk studi monolapis, emulsi, dan model membran lipid.
Indonesia adalah salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia, jadi asam stearat sangat relevan bagi laboratorium oleokimia, teknologi pangan, farmasi, dan kosmetik. Bahan dengan grade reagen dari TCI membantu peneliti membuat kurva kalibrasi analisis asam lemak, menyusun formulasi sediaan semipadat skala laboratorium, atau mempelajari material penyimpan panas berbasis lemak. Kemasan 25g cocok untuk analitik, sedangkan 500g praktis untuk sintesis dan formulasi.
Brosur TCI (PDF)
- Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents 2026-05-21 · hal. 3
- Lipids 2025-12-17 · hal. 4
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 43
- Standar analisis asam lemak dengan kromatografi gas, karena asam stearat murni dapat diderivatisasi menjadi metil ester sebagai acuan identifikasi dan kuantifikasi profil lipid sampel.
- Ligan penutup permukaan dalam sintesis nanopartikel, karena gugus karboksilat mengikat permukaan logam atau oksida dan rantai panjangnya menjaga dispersi dalam pelarut nonpolar.
- Sintesis garam logam stearat, ester, dan amida asam lemak, karena gugus karboksilatnya reaktif dan menghasilkan turunan yang banyak dipakai sebagai pelumas, stabilisator, dan surfaktan.
- Formulasi sediaan farmasi dan kosmetik skala laboratorium, karena asam stearat berfungsi sebagai pengental, pembentuk struktur krim, dan pengemulsi bersama basa dalam sistem semipadat.
- Riset material berubah fasa untuk penyimpanan energi termal, karena asam lemak jenuh rantai panjang menyerap dan melepas kalor laten saat meleleh dan membeku berulang kali.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 57-11-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan putih berlilin (lihat label dan CoA) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering |
Simpan asam stearat dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, nyala api, dan oksidator kuat. Bahan ini relatif stabil, tetapi tetap perlu dilindungi dari kontaminasi agar tetap layak dipakai sebagai standar analitik. Gunakan spatula bersih saat mengambil bahan, dan pakai sarung tangan serta kacamata pengaman. Saat bahan dilelehkan, hindari pemanasan berlebih dan uap yang terbentuk. Ikuti petunjuk dalam SDS produsen.
- Tuomasjukka dkk. (2009). Regio-distribution of stearic acid is not conserved in chylomicrons after ingestion of randomised, stearic acid-rich fat in a single meal. The Journal of Nutritional Biochemistry doi:10.1016/j.jnutbio.2008.10.005
- Smith dkk. (2024). Stearic Acid-Infused PDMS PolyMIPEs Exhibiting Shape Memory Behavior. Macromolecules doi:10.1021/acs.macromol.4c00457
- Garay dkk. (2008). Effects of the Inclusion of the Spin Label 10-Doxyl-Stearic Acid on the Structure and Dynamics of Model Bilayers in Water: Stearic Acid and Stearic Acid/Cholesterol (50:20). The Journal of Physical Chemistry B doi:10.1021/jp0734171
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
