Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 112-85-6

Behenic Acid TCI D0963

Behenic Acid TCI D0963
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Behenic Acid (Asam Behenat) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Sebagai salah satu asam lemak jenuh, behenic acid memiliki struktur molekuler panjang yang membuatnya sangat berguna dalam pembentukan ester, surfaktan, dan bahan polimer. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia untuk memperkaya struktur molekuler dan meningkatkan sifat fisik dari produk akhir. Dalam laboratorium, behenic acid juga digunakan sebagai bahan bantu dalam karakterisasi senyawa kimia melalui metode seperti spektroskopi dan kromatografi.

Behenic acid memiliki sifat kimia stabil dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penyimpanan dalam jangka waktu yang lebih lama. Karena sifatnya yang non-polar, behenic acid juga memiliki kemampuan untuk melarutkan senyawa non-polar, sehingga sangat berguna dalam proses ekstraksi dan pemisahan senyawa dalam laboratorium. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaan membuatnya menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian.

Di Indonesia, behenic acid digunakan secara luas dalam laboratorium penelitian kimia, farmasi, dan industri pangan. Bahan ini sering diaplikasikan dalam pengembangan produk kosmetik, bahan baku industri, dan penelitian tentang sifat fisik senyawa. Karena kegunaannya yang luas dan sifat kimianya yang stabil, behenic acid menjadi bahan yang sangat penting dalam kegiatan laboratorium di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.

  • Sintesis senyawa organik sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia
  • Pembuatan surfaktan dan emulsifier untuk aplikasi industri dan farmasi
  • Pengujian karakteristik senyawa melalui metode spektroskopi dan kromatografi
  • Penelitian tentang sifat fisik dan kimia senyawa non-polar
  • Pengembangan produk kosmetik dan bahan baku industri pangan

Merek TCI
Nomor CAS 112-85-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Padat (bentuk serbuk atau kristal)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan cahaya langsung

Behenic acid sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang non-polar, bahan ini tidak mudah terurai dan relatif stabil dalam penyimpanan jangka panjang. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.

  • Cavaliere-Jaricot dkk. (2006). Electrochemical and coupled XPS studies on Langmuir–Blodgett mixed films of behenic acid and over-grafted platinum nanoparticles: Effect of the behenic acid removal. Progress in Solid State Chemistry doi:10.1016/j.progsolidstchem.2005.11.006
  • Bezrodna (2013). Temperature dynamics of dimer formation in behenic acid: FT-IR spectroscopic study. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2013.02.034
  • Kim dkk. (2024). Inhibitory Effect of Moringa oleifera Seed Extract and Its Behenic Acid Component on Staphylococcus aureus Biofilm Formation. Antibiotics doi:10.3390/antibiotics14010019

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.