n-Octanoic Acid (124-07-2) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Senyawa ini merupakan asam karboksilat rantai lurus dengan delapan atom karbon. Sebagai bahan dasar, n-Octanoic Acid sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, termasuk dalam pembuatan ester, amida, dan senyawa lain yang memiliki struktur kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini juga digunakan untuk menguji reaktivitas berbagai katalis dan reaktan dalam reaksi kimia tertentu.
n-Octanoic Acid memiliki sifat kimia stabil dan mudah terurai dalam kondisi tertentu. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk cair, dengan aroma khas yang ringan. Keberadaan aroma ini memudahkan identifikasi visual, meskipun tidak selalu diperlukan dalam penggunaan laboratorium. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi secara spontan, n-Octanoic Acid cocok untuk eksperimen yang membutuhkan stabilitas kimia tinggi.
Di laboratorium Indonesia, n-Octanoic Acid sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam universitas dan lembaga riset yang fokus pada sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini juga berguna dalam pengembangan produk farmasi dan bahan kimia industri. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan utama di berbagai institusi penelitian.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan obat
- Pengujian reaktivitas katalis dalam reaksi esterifikasi
- Pembuatan bahan baku untuk industri kosmetik dan pangan
- Analisis komponen kimia dalam sampel lingkungan
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa rantai panjang
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 124-07-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
n-Octanoic Acid sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang mudah menguap, wadah harus rapat untuk mencegah penguapan. Dalam penggunaan, pastikan area kerja terkontrol dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari makanan dan minuman.
- Punkkinen dkk. (2003). Comparison of 13c-octanoic acid breath test and scintigraphy for measuring gastric emptying. Gastroenterology doi:10.1016/s0016-5085(03)83414-5
- Reo dkk. (1994). Effects of Perfluoro-n-octanoic Acid, Perfluoro-n-decanoic Acid, and Clofibrate on Hepatic Phosphorus Metabolism in Rats and Guinea Pigs in Vivo. Toxicology and Applied Pharmacology doi:10.1006/taap.1994.1020
- (2019). Bis-diglyceryl-polyacyladipate-2/decanoic acid/myristic acid/octanoic acid/stearic acid. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-019-57708-y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
