Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 18997-57-4

4-Methylumbelliferyl beta-D-Glucopyranoside TCI M3022

4-Methylumbelliferyl beta-D-Glucopyranoside TCI M3022

Identitas Kimia

No. CAS
18997-57-4
PubChem
CID 132274951·SID 354335637
Rumus molekul
C16H18O8
Berat molekul
338.31 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-methyl-7-[(2S,3S,5S)-3,4,5-trihydroxy-6-(hydroxymethyl)oxan-2-yl]oxychromen-2-one
SMILES
CC1=CC(=O)OC2=C1C=CC(=C2)O[C@H]3[C@H](C([C@@H](C(O3)CO)O)O)O
InChIKey
YUDPTGPSBJVHCN-YHMKUFFLSA-N
Harga reguler Rp 1.008.000,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.008.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M3022 dengan nomor CAS 18997-57-4 adalah 4-Methylumbelliferyl beta-D-Glucopyranoside, substrat fluorogenik yang dirancang khusus untuk pengukuran aktivitas enzim beta-glukosidase. Molekul ini terdiri atas gugus gula glukosa yang terikat secara beta-glikosidik pada 4-metilumbeliferon, sebuah kumarin berpendar. Selama ikatan glikosidik masih utuh, pendaran molekul sangat lemah; begitu enzim memutus ikatan tersebut, 4-metilumbeliferon bebas terlepas dan memancarkan fluoresensi biru yang kuat. Perubahan sinyal inilah yang dibaca sebagai ukuran langsung aktivitas enzim di laboratorium biokimia dan mikrobiologi.

Keunggulan yang membuat substrat ini dipilih adalah sensitivitasnya yang jauh melampaui substrat kromogenik konvensional, sehingga aktivitas enzim yang sangat rendah pun masih terdeteksi tanpa memerlukan sampel dalam jumlah besar. Pembacaannya lazim dilakukan pada eksitasi ultraviolet sekitar 360 nm dengan emisi biru sekitar 450 nm setelah penambahan larutan basa penghenti reaksi, yang sekaligus memaksimalkan intensitas pendaran. Latar belakang yang rendah memberikan rasio sinyal terhadap derau yang lapang, sementara spesifisitas konfigurasi beta memastikan hanya enzim yang sesuai yang mampu menghidrolisisnya. Bentuk padatan yang stabil memudahkan penyiapan larutan induk dan penyimpanan alikuot kerja.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan substrat ini pada riset enzim selulolitik, kajian mikroba tanah dan kompos, serta penapisan isolat penghasil beta-glukosidase untuk industri pangan dan bioenergi. Program studi biokimia, bioteknologi, dan mikrobiologi kerap menggunakannya pada praktikum lanjutan dan penelitian tesis berbasis pelat mikro. Pilihan kemasan 250 miligram dan 1 gram membantu laboratorium menyesuaikan pembelian dengan volume pengujian yang dijalankan.

Brosur TCI (PDF)

  • Uji aktivitas beta-glukosidase, karena pelepasan 4-metilumbeliferon memberikan sinyal fluoresensi terukur yang berbanding lurus dengan laju hidrolisis enzim.
  • Penapisan isolat mikroba selulolitik, sebab format pelat mikro memungkinkan ratusan koloni diuji sekaligus dengan kebutuhan sampel yang sangat sedikit.
  • Kajian enzim tanah dan kompos, karena sensitivitas tinggi memungkinkan pengukuran aktivitas pada ekstrak lingkungan yang kandungan enzimnya rendah.
  • Penelitian bioenergi dan hidrolisis biomassa, mengingat beta-glukosidase merupakan enzim kunci penyempurna perombakan selobiosa menjadi glukosa.
  • Karakterisasi kinetika enzim, sebab pembacaan berkelanjutan memungkinkan penentuan parameter seperti kecepatan awal dan pengaruh inhibitor secara akurat.

Merek TCI
Nomor CAS 18997-57-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 250mg, 1g
Bentuk fisik umumnya padatan kristalin putih hingga hampir putih
Penyimpanan simpan dingin dalam wadah tertutup rapat dan terlindung cahaya

Substrat fluorogenik ini sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin di dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, karena inti kumarin peka terhadap paparan sinar. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada serbuk. Larutan induk lazim disiapkan dalam dimetil sulfoksida atau dapar yang sesuai, lalu dibagi menjadi alikuot kecil dan disimpan beku serta terlindung cahaya untuk menghindari siklus beku-cair berulang. Gunakan botol gelap atau bungkus aluminium foil. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta gunakan spatula bersih dan kering setiap pengambilan.

  • Clark dkk. (1991). Comparative study of commercial 4-methylumbelliferyl-beta-D-glucuronide preparations with the Standard Methods membrane filtration fecal coliform test for the detection of Escherichia coli in water samples. Applied and Environmental Microbiology doi:10.1128/aem.57.5.1528-1534.1991
  • Setlow dkk. (2004). Mechanism of the hydrolysis of 4-methylumbelliferyl-beta-d-glucoside by germinating and outgrowing spores of Bacillus species. Journal of Applied Microbiology doi:10.1111/j.1365-2672.2004.02263.x
  • Martins dkk. (1993). Distribution of uidA gene sequences in Escherichia coli isolates in water sources and comparison with the expression of beta-glucuronidase activity in 4-methylumbelliferyl-beta-D-glucuronide media. Applied and Environmental Microbiology doi:10.1128/aem.59.7.2271-2276.1993

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.