Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 97207-47-1

Meisoindigo TCI M3082

Meisoindigo TCI M3082

Identitas Kimia

No. CAS
97207-47-1
PubChem
CID 126274·SID 468592261
Rumus molekul
C17H12N2O2
Berat molekul
276.29 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-(2-hydroxy-1-methylindol-3-yl)indol-2-one
SMILES
CN1C2=CC=CC=C2C(=C1O)C3=C4C=CC=CC4=NC3=O
InChIKey
XZYXCQXTKOYHGK-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.571.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.571.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M3082 adalah Meisoindigo dengan nomor CAS 97207-47-1, sebuah reagen riset farmasi yang termasuk keluarga turunan indigoid. Senyawa ini merupakan analog termetilasi dari isoindigo, kerangka bisindol yang menarik perhatian peneliti karena hubungannya dengan senyawa bahan alam berwarna dari kelompok indigo dan indirubin. Dalam konteks laboratorium, Meisoindigo dipasok sebagai bahan uji untuk keperluan penelitian dan percobaan, bukan untuk penggunaan terapeutik pada manusia maupun hewan. Peneliti memanfaatkannya sebagai senyawa pembanding, bahan uji dalam sistem in vitro, atau titik berangkat untuk studi hubungan struktur pada seri turunan indigoid.

Sifat yang menjadikan senyawa ini dipilih adalah kerangka bisindolinon yang kaku dan terkonjugasi, memberikan karakter kromofor yang kuat serta geometri molekul yang terdefinisi baik. Konjugasi luas pada sistem isoindigo menghasilkan absorpsi cahaya tampak yang jelas, sehingga senyawa ini mudah dipantau secara spektrofotometri maupun pada pelat kromatografi lapis tipis. Metilasi pada nitrogen mengubah sifat kelarutan dan pola ikatan hidrogen dibandingkan isoindigo induknya, yang dalam praktik laboratorium berarti perilaku pelarutan dan formulasi larutan induk yang berbeda. Peneliti umumnya melarutkannya dalam pelarut organik polar aprotik seperti DMSO ketika menyiapkan larutan induk untuk percobaan berbasis sel.

Laboratorium di Indonesia yang menggunakan bahan ini umumnya bergerak di bidang riset farmasi, biologi sel, dan kimia bahan alam, baik di lingkungan perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Kemasan 25 mg dan 100 mg memang dirancang untuk skala kerja demikian: jumlah kecil sudah mencukupi banyak seri percobaan in vitro, sekaligus menjaga bahan tetap segar karena tidak tersimpan terlalu lama setelah botol pertama kali dibuka.

  • Percobaan penapisan in vitro: dipakai sebagai senyawa uji pada sistem kultur sel untuk menilai respons biologis dalam kerangka penelitian dasar yang terkendali.
  • Senyawa pembanding riset: berperan sebagai rujukan struktural dalam perbandingan antar turunan indigoid, membantu peneliti menafsirkan hasil eksperimen dengan acuan yang konsisten.
  • Studi hubungan struktur–aktivitas: kerangka isoindigo termetilasi menjadi titik acuan saat peneliti menelusuri pengaruh substitusi terhadap sifat molekul dalam satu seri.
  • Analisis kromatografi dan spektroskopi: karakter kromofor yang kuat memudahkan deteksi pada HPLC berdetektor UV-Vis maupun pemantauan reaksi dengan kromatografi lapis tipis.
  • Riset kimia sintetik turunan indigoid: dapat dijadikan bahan awal atau pembanding pada pengembangan analog baru dalam program sintesis senyawa berkerangka bisindol.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 97207-47-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (untuk keperluan eksperimen)
Ukuran kemasan 25 mg dan 100 mg
Bentuk fisik padatan berwarna
Penyimpanan simpan tertutup rapat, terlindung cahaya, pada kondisi dingin sesuai anjuran label produk
  • Kode katalog: M3082

Senyawa ini ditujukan khusus untuk penelitian dan percobaan laboratorium, bukan untuk penggunaan pada manusia. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, dan pada kondisi dingin sebagaimana dianjurkan pada label serta sertifikat analisis yang menyertai produk. Sebelum membuka botol yang disimpan dingin, biarkan mencapai suhu ruang agar uap air tidak mengembun di dalam wadah. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, serta kerjakan di lemari asam untuk menghindari terhirupnya serbuk halus. Larutan induk sebaiknya diberi label lengkap berisi tanggal pembuatan dan konsentrasi, lalu disimpan terbagi dalam alikuot agar tidak mengalami pembekuan dan pencairan berulang.

  • Ananto dkk. (2020). Design New Compound of Meisoindigo Derivative as Anti Breast Cancer Based on QSAR Approach. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi doi:10.14710/jksa.23.9.305-311
  • Ananto (2019). ANALISIS QSAR SENYAWA TURUNAN MEISOINDIGO SEBAGAI ANTIKANKER PAYUDARA. AMINA (Ar-Raniry Chemistry Journal) doi:10.22373/amina.v1i1.7
  • Song dkk. (2000). Apoptosis inducing effect of meisoindigo on K562 Cells. Chinese Journal of Integrated Medicine doi:10.1007/bf02970594

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.