TCI M3083 adalah Methyl 4-Bromo-3-fluorobenzoate dengan nomor CAS 849758-12-9, sebuah building block terfluorinasi berbasis cincin benzena yang membawa tiga gugus fungsi sekaligus: ester metil, atom bromin, dan atom fluorin. Susunan substituen ini menjadikannya bahan antara yang sangat praktis bagi laboratorium sintesis organik, khususnya pada program yang memerlukan pembangunan molekul aromatik bertahap. Ester benzoat terhalogenasi termasuk kelompok bahan awal paling sering dipakai dalam kimia medisinal dan ilmu material karena setiap gugusnya dapat ditransformasi secara terpisah dengan metode yang sudah mapan dan mudah direproduksi di laboratorium mana pun.
Keunggulan senyawa ini terletak pada ketiga titik reaksi yang saling melengkapi. Atom bromin pada posisi 4 merupakan pasangan ideal bagi reaksi kopling silang terkatalisis paladium, seperti kopling Suzuki-Miyaura dengan asam boronat, kopling Sonogashira dengan alkuna terminal, atau aminasi Buchwald-Hartwig, sehingga peneliti dapat memperluas kerangka molekul dengan terarah. Atom fluorin pada posisi 3 bersifat relatif inert terhadap kondisi kopling tersebut namun memberi pengaruh elektronik yang nyata pada cincin, sekaligus menyumbang sifat lipofilik yang sering dicari dalam riset senyawa aktif. Gugus ester metil berfungsi sebagai gugus pelindung sementara bagi asam karboksilat, yang dapat dihidrolisis pada tahap akhir untuk membuka jalan bagi amidasi atau derivatisasi lain.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada riset kimia organik sintetik di universitas, laboratorium pengembangan senyawa farmasi, serta penelitian material organik. Kemasan 5 gram dan 25 gram mendukung dua pola kerja sekaligus: ukuran lebih kecil untuk optimasi kondisi kopling yang biasanya menuntut banyak percobaan pendek, dan ukuran lebih besar untuk sintesis berulang ketika rute telah mapan dan peneliti menyiapkan bahan antara bagi beberapa tahap lanjutan.
Produk TCI terkait
- TCI M3229 179232-29-2 Methyl 4-Bromo-2-fluorobenzoate
- TCI M3101 6942-39-8 Methyl 2-Bromo-5-fluorobenzoate
- TCI M3018 82702-31-6 Methyl 3-Bromo-4-fluorobenzoate
- TCI M2711 206551-41-9 Methyl 3-Bromo-2-fluorobenzoate
- TCI T2094 122894-73-9 Ethyl 2,3,4,5-Tetrafluorobenzoate
- TCI P1419 4522-93-4 Ethyl Pentafluorobenzoate
- Kopling Suzuki-Miyaura: ikatan karbon–bromin sangat reaktif terhadap katalis paladium, memungkinkan penyambungan gugus aril atau heteroaril baru dengan rendemen yang umumnya baik.
- Aminasi Buchwald-Hartwig: posisi bromin dapat digantikan oleh amina melalui katalisis paladium, menghasilkan anilina tersubstitusi yang berguna dalam riset senyawa bioaktif.
- Hidrolisis ester menuju asam benzoat: gugus ester mudah dibuka pada tahap akhir sintesis, menyediakan asam karboksilat untuk pembentukan amida atau garam turunan.
- Riset senyawa terfluorinasi: atom fluorin pada cincin aromatik memengaruhi sifat elektronik dan lipofilik molekul, karakter yang kerap ditelusuri dalam pengembangan kandidat obat.
- Sintesis material organik fungsional: kerangka benzoat terhalogenasi dipakai untuk membangun monomer maupun unit penghubung dalam penelitian polimer dan molekul berkonjugasi.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 849758-12-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya |
- Kode katalog: M3083
Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, serta terhindar dari cahaya matahari langsung dan sumber panas. Ester aromatik terhalogenasi sebaiknya dijauhkan dari basa kuat dan kelembapan berlebih karena gugus ester dapat terhidrolisis secara perlahan. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, dan kerjakan di lemari asam bila memungkinkan agar debu maupun uap tidak terhirup. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Tumpahan dibersihkan dengan bahan penyerap yang sesuai lalu ditampung dalam wadah limbah kimia berlabel. Tutup kembali botol segera setelah pemakaian untuk menjaga kualitas bahan selama penyimpanan.
—


