D-Mannosamine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biologi, terutama dalam bidang glikosains. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks seperti laktosamin dan mannosamin, yang memiliki peran penting dalam studi struktur molekuler dan fungsi biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini juga digunakan untuk mempelajari mekanisme reaksi kimia dan interaksi molekuler yang terkait dengan karbohidrat.
D-Mannosamine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaan dalam berbagai eksperimen. Ketersediaannya dalam bentuk kristal juga mempercepat proses penimbangan dan pencampuran. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan akurasi dan presisi dalam eksperimen kimia dan biokimia.
Di laboratorium Indonesia, D-Mannosamine Hydrochloride digunakan secara luas dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan obat, studi metabolisme, serta eksperimen terkait struktur molekuler karbohidrat. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya aksesibel untuk peneliti dan institusi pendidikan yang membutuhkan senyawa ini.
- Dalam sintesis senyawa glikosida, D-Mannosamine Hydrochloride digunakan sebagai bahan baku utama untuk memperoleh struktur molekuler yang kompleks.
- Bahan ini cocok untuk eksperimen biokimia yang memerlukan reaksi kimia dengan senyawa karbohidrat.
- Dalam penelitian farmakologi, D-Mannosamine Hydrochloride digunakan untuk mempelajari interaksi molekuler antara senyawa dan reseptor biologis.
- Bahan ini juga diterapkan dalam studi metabolisme karbohidrat untuk memahami proses biologis dalam tubuh.
- D-Mannosamine Hydrochloride sering digunakan dalam penelitian tentang penyakit terkait glikosaminoglikan, seperti artritis dan gangguan neurologis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5505-63-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan |
D-Mannosamine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam lingkungan dengan suhu rendah akan meminimalkan risiko degradasi senyawa. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas, untuk mencegah reaksi kimia dengan lingkungan sekitar. Selama penanganan, harus memakai sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan saluran pernapasan dari paparan langsung.
- Liu dkk. (2026). Regulation of interface reactions at the Zn anode using D-mannosamine hydrochloride as an electrolyte additive. Journal of Energy Storage doi:10.1016/j.est.2026.124615
- Lin dkk. (2022). D-Mannosamine hydrochloride (2-amino-2-deoxy-D-mannose hydrochloride): ionic hydrogen bonding in saccharides involving chloride and aminium ions. Acta Crystallographica Section C Structural Chemistry doi:10.1107/s2053229622002121
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
