2-Methoxy-6-vinylnaphthalene adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah terutama dalam bidang material semikonduktor. Bahan ini sering ditemukan dalam aplikasi kimia dan teknologi material karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai bahan dasar dalam pembuatan material dengan sifat elektronik tertentu. Di laboratorium, senyawa ini digunakan untuk sintesis senyawa kompleks, pengembangan bahan baru, serta penelitian tentang konduktivitas dan respons optik.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, terdiri dari cincin naphthalene yang diperkaya dengan gugus vinylo dan methoxy. Struktur ini memberikan sifat reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk penelitian yang memerlukan modifikasi struktur molekuler atau pengembangan bahan dengan sifat elektronik tertentu.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait material semikonduktor, khususnya dalam pengembangan bahan yang memiliki aplikasi dalam teknologi optoelektronik dan perangkat elektro-optik. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks yang memiliki potensi aplikasi industri.
- Penelitian material semikonduktor untuk pengembangan perangkat optoelektronik
- Sintesis senyawa kompleks dengan struktur molekuler yang dapat dimodifikasi
- Pengujian sifat elektronik dan optik bahan baru
- Pengembangan bahan dengan respons terhadap cahaya dan listrik
- Penelitian kimia organik untuk aplikasi industri dan teknologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 63444-51-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Small Molecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penanganan harus dilakukan dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Wadah harus ditempatkan di area yang sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reaktif. Selalu pastikan bahwa prosedur keselamatan laboratorium diikuti secara ketat.
—
